Investor asing masih gemar belanja saham, sampai kapan?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam sebulan terakhir, aliran dana asing yang keluar dari pasar modal sebesar Rp 804 miliar. Namun, pekan ini investor asing mulai masuk kembali dan mencatatkan net buy sebesar Rp 731,89 miliar, yang diakumulasikan dalam tiga hari terakhir.

Senior Analis Paramitra Alfa Sekuritas William Siregar menilai, tren pembelian oleh asing adalah hal yang wajar menjelang akhir kuartal karena ekspetasi asing terhadap laporan keuangan emiten.

"Asing melihat adanya ekspetasi positif dari sentimen batubara. Arus dana asing hampir didominasi masuk emiten batubara seperti PTBA, ADRO, dan TRAM," kata William, Rabu (25/7).


Dia menilai, pelemahan rupiah masih menjadi perhatian pasar, sehingga peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak terlalu signifikan.

"Sepertinya net buy asing hanya akan bertahan sampai akhir Juli karena belum stabil. Pasar akan mencermati saham dan laporan keuangan emitennya. Paling lama hingga minggu kedua Agustus, tapi tidak akan terlalu signifikan," kata William

Sementara William Hartanto, Analis Panin Sekuritas menilai salah satu alasan paling cocok karena pertumbuhan kinerja keuangan emiten-emiten Indonesia di kala harganya sudah rendah.

"Secara fundamental perhitungan rasio seperti PER dan PBV yang umumnya diperhatikan investor akan menunjukkan bahwa harga saham-saham tersebut sudah murah," kata Hartanto.

Beberapa investor asing dan fund manager mulai kembali ke pasar modal, namun jumlahnya masih kecil jika dibanding outflow yang sudah terjadi sebelumnya.

"Secara teknikal IHSG sudah breakout, setidaknya prediksi jangka pendek masih akan naik dan inflow asing saya kira masih akan berdatangan" kata Hartanto.

Top 10 foreign inflow menurut Hartanto ada pada BBCA, INKP, UNTR, PTBA, ASII, CARS, BBRI, ADRO, INTP, dan TRAM.

"Saya kira sektor-sektor ini tidak berhubungan dengan Asian games, kecuali BBCA dan ASII," tutup Hartanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia