Investor Jepang jajaki proyek Rp 250 T di Cikarang



CIKARANG. Sejumlah 45 investor Jepang dari Zenkoku Chintai Kanri Business Kyokai yang dipimpin Chairman & President Sanko Soflan Holdings Ltd., Seiichi Takasakhi, berminat menjajaki investasi di Orange County, Cikarang, Jawa Barat.

"Mereka tertarik menanamkan investasi setelah melakukan kunjungan proyek pada Sabtu tanggal 27 September kemarin. Kami yakin kunjungan bisnis ini segera direalisasikan dalam bentuk investasi. Karena kunjungan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan kami di Jepang sebelumnya," papar Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, dalam keterangan tertulis melalui surel yang diterima Kompas.com, Senin (29/9/2014).

Orange County garapan PT Lippo Cikarang Tbk seluas 322 hektar tersebut, diprediksi bakal menelan dana sekitar Rp 250 triliun. Tahap pertama pembangunan dimulai dengan Maxx Box Orange County seluas 6 hektar, yang akan dilanjutkan dengan Orange County Business District (OCBD) seluas total 13,5 hektar.


Di Maxx Box Orange County terdapat fasilitas Hypermart, Cinemaxx, yang dilengkapi dengan pusat kuliner serta pusat permainan Timezone, Showcase Orange County, serta Japanese School. Orange County diproyeksikan sebagai sentra  bisnis terbesar berkelas dunia di koridor timur Jakarta.

"Kami datang ke Lippo Cikarang karena kami yakin saat ini momen yang tepat untuk berinvestasi," ujar Seiichi Takasakhi.

Saat ini, perusahaan Jepang berkembang pesat dengan komunitas yang semakin bertambah. Untuk mengakomodasi kebutuhan hunian dan gaya hidup mereka, Lippo Cikarang membangun ‘AXIA South Tower’ sebuah hunian berkonsep apartemen servis hasil patungan usaha dengan  beberapa perusahaan besar Jepang.

Sebelumnya, tahun 2013, Lippo Cikarang telah meresmikan Japanese Small Medium Enterprise Centre (Japanese SME’s Centre). Japanese SME’s merupakan sentra bisnis yang melayani Usaha Kecil Menengah dari Jepang dengan luas area 5,3 hektar. Saat ini sudah beroperasi sekitar 30 perusahaan. (Hilda B. Alexander)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia