KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemenuhan ketentuan ekuitas minimum masih menjadi tantangan bagi sebagian penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring. Salah satu hambatan terbesar dinilai berasal dari semakin selektifnya investor dalam menanamkan modal di industri tersebut. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan investor kini lebih berhati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menyuntikkan modal. "Tantangan utamanya adalah memperoleh tambahan modal di tengah investor yang semakin selektif. Industri fintech kini tidak lagi menikmati euforia seperti beberapa tahun lalu," ujarnya kepada Kontan, Rabu (6/8/2026).
Investor Kian Selektif, Fintech P2P Lending Hadapi Tantangan Penuhi Modal Minimum
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemenuhan ketentuan ekuitas minimum masih menjadi tantangan bagi sebagian penyelenggara peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring. Salah satu hambatan terbesar dinilai berasal dari semakin selektifnya investor dalam menanamkan modal di industri tersebut. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan investor kini lebih berhati-hati dengan mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menyuntikkan modal. "Tantangan utamanya adalah memperoleh tambahan modal di tengah investor yang semakin selektif. Industri fintech kini tidak lagi menikmati euforia seperti beberapa tahun lalu," ujarnya kepada Kontan, Rabu (6/8/2026).