KONTAN.CO.ID - BEIJING. Investor global semakin tertarik pada pasar saham China setelah dua tahun menunggu. Pelonggaran pengawasan pemerintah terhadap perusahaan teknologi besar dan kemunculan Deepseek, perusahaan perangkat lunak AI, menjadi pemicu minat investor. Penerbitan saham China juga meningkat signifikan. Total penerbitan mencapai US$ 16,8 miliar pada kuartal I-2025, naik 119% dari tahun sebelumnya. "Psikologi investor telah berubah. Dari banyak yang dipercaya bahwa China tidak bisa jadi tempat investasi, kini banyak yang berpikir untuk memeringkat ulang," ujar James Wang, Kepala Pasar Ekuitas Asia kecuali Jepang Goldman Sachs, dikutip Reuters.
Investor Mulai Pilih Saham China Setelah Pamor Saham Teknologi Meningkat
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Investor global semakin tertarik pada pasar saham China setelah dua tahun menunggu. Pelonggaran pengawasan pemerintah terhadap perusahaan teknologi besar dan kemunculan Deepseek, perusahaan perangkat lunak AI, menjadi pemicu minat investor. Penerbitan saham China juga meningkat signifikan. Total penerbitan mencapai US$ 16,8 miliar pada kuartal I-2025, naik 119% dari tahun sebelumnya. "Psikologi investor telah berubah. Dari banyak yang dipercaya bahwa China tidak bisa jadi tempat investasi, kini banyak yang berpikir untuk memeringkat ulang," ujar James Wang, Kepala Pasar Ekuitas Asia kecuali Jepang Goldman Sachs, dikutip Reuters.