Investor profit taking jelang libur Lebaran, IHSG melemah 1,08%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (28/5) melemah 1,08% ke level terendahnya di 6.033,14. IHSG pada perdagangan hari ini dibuka dengan 6.101,84 dan sempat mencapai level tertingginya di 6.118,96 pada sesi I.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, pelemahan IHSG pada hari ini disebabkan adanya aksi jual pelaku pasar. Menurut dia, banyak investor yang menjual sahamnya pada hari ini supaya tidak terkena bunga margin yang besar karena terpotong libur lebaran.

Alasannya, hari perdagangan bursa saham sebelum libur lebaran hanya tersisa dua hari, yaitu Rabu (29/5) dan Jumat (31/5). Seperti diketahui, pengembalian margin saham dilakukan dalam jangka waktu T+2.


Oleh karena itu, investor memilih menjual sahamnya pada hari ini agar mendapat uang margin pada Jumat (31/5) demi menghindari bunga fasilitas margin trading yang besar. “Kalau baru dijual Rabu (29/5), T+1-nya jatuh pada Jumat dan T+2 itu pada Senin (10/6) sehingga bunga margin tetap dihitung sepanjang libur,” ucap Chris saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (28/5).

Bernada serupa, Analis Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, penurunan IHSG pada hari ini disebabkan adanya aksi profit taking investor. “Memanfatkan hari terakhir T+2,” ucap dia.

Untuk perdagangan Rabu (29/5), Mino memprediksi IHSG akan tetap melemah dengan support di level 5.975 dan resistance di level 6.080. Pelemahan ini disebabkan oleh sentimen antisipasi investor karena libur panjang.

Sebaliknya, untuk perdagangan Rabu (29/5), Chris memprediksi IHSG akan menguat dengan level support di 6.000 dan resistance di 6.070. Alasannya, ia memprediksi, investor akan mulai membeli saham-saham yang dijual pada hari ini.

Di samping itu, ia memperkirakan IHSG akan menguat esok hari karena investor asing masih mencatatkan net buy. Pada perdagangan Selasa (28/5), asing tercatat melakukan aksi beli Rp 9,9 triliun dan aksi jual 10,2 triliun. “Hari ini masih mencatatkan net buy sehingga kemungkinan besok IHSG bisa kembali rebound,” kata Chris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati