Investor Risk Averse, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.378 Per Dolar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren negatif rupiah masih berlanjut pada perdagangan hari ini. Di pasar spot, rupiah terkoreksi 0,15% dan ditutup di level Rp 14.378 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis

Setali tiga uang, tren negatif rupiah juga terjadi di kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI). Tercatat, mata uang Garuda ini berada di level Rp 14.381 per dolar AS alias melemah 0,24% dari penutupan sebelumnya.

Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C Permana menjelaskan, pelemahan rupiah lebih didorong oleh sentimen eksternal, yakni kembali reboundnya indeks dolar AS. Di satu sisi, minim katalis positif yang bisa angkat kinerja rupiah dari dalam negeri.


Menyambut perdagangan besok, Jumat (4/2), rupiah disebut berpotensi kembali mencatatkan pelemahan. Menurut Fikri, penguatan indeks dolar AS masih akan berlanjut sehingga masih akan memukul mata uang emerging market seperti rupiah.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Rupiah Berpotensi Tertekan Lagi

“Terlebih lagi, nanti malam Bank of England diproyeksi menaikkan suku bunga acuan sehingga kembali memicu sikap risk averse pelaku pasar. Mata uang emerging market masih akan dijauhi pada perdagangan besok,” jelas Fikri kepada Kontan.co.id, Kamis (3/2).

Fikri memperkirakan rupiah pada esok hari akan cenderung melemah terbatas dan bergerak pada kisaran Rp 14.290 - Rp 14.460 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News