Investor Singapura Incar Hassana Boga (NAYZ), Siap Akuisisi 41% Saham



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu investor asal Singapura mengaku tertarik pada PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ). Emiten produsen makanan bayi ini mengatakan perusahaan yang tertarik membeli saham NAYZ adalah Saiko Consultancy Pte Ltd. 

Saiko adalah perusahaan jasa konsultas manajeman dan perusahaan holding yang berdomisili di Singapura.

"Menindaklanjuti surat Saiko Consultancy Pte. Ltd. No. 2026/IV/SC/001/OJK/IDX tanggal 24 April 2026 mengenai pemberitahuan atas pengumuman negosiasi sehubungan dengan rencana pengambilalihan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk,” terang Direktur Utama Hassana Boga Arief Banang Trinovan dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (24/4/2026). 


Baca Juga: IHSG Ambruk 6,61% ke 7.129, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir

Arief menjelaskan, Saiko berencana untuk mengambilalih saham yang dimiliki oleh PT Asia Intrainvesta sebanyak-banyaknya 1,05 miliar saham NAYZ setara dengan sebanyak-banyaknya 41,18% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. 

Setelah penyelesaian rencana akuisisi, Arief menyebut, Saiko sebagai pengendali baru saham NAYZ akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan dalam POJK 9/2018. "Pelaksanaan rencana akuisisi maupun penawaran tender wajib akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan di bidang pasar modal,” kata  dia dalam keterbukaan informasi. 

Saat ini kepemilikan saham PT Asia Intrainvesta di NAYZ sebanyak 62% setara dengan 1,581 miliar saham. Jika transaksi ini terlaksana maka kepemilikan saham Asia Intrainvesta di saham NAYZ bakal tersisa sebanyak 20,82% menjadi sekitar 531 juta saham. 

Selain Asia Intrainvesta, saham NAYZ yang lain dimiliki oleh Irman sebanyak 12,96% setara dengan 330,56 juta saham. Dan masyarakat sebanyak 25,04%. 

Saham NAYZ pada Jumat (24/4/2026) ditutup naik 2,44% menjadi Rp 84 per saham. Sementara itu dalam lima hari saham NAYZ telah melejit 21,74%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: