Investor tunggu Pilgub DKI, IHSG kehilangan 0,7%



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,70% ke level 5.577, 487 pada penutupan perdagangan, Senin (17/4). Para pelaku pasar tampak mengambil sikap wait and see menjelang diselenggarakannya Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan berlangsung pada Rabu (19/4) mendatang.

Mengutip data RTI, dari sepuluh sektor penggerak IHSG, sektor keuangan dan aneka industri tampak memimpin pelemahan masing-masing 1,3% dan 1,24%. Adapun volume transaksi tercatat mencapai 9,8 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,6 triliun.

Kondisi politik menjadi sentimen yang mendominasi pergerakan IHSG hari ini. Padahal, rilis data Neraca Perdagangan Indonesia per Maret 2017 menunjukkan surplus sebesar US$ 1,2 miliar yang berarti positif.


Aditya Perdana Putra, Analis Semesta Indovest bilang, hari ini investor melakukan aksi profit taking lanjutan mengingat akan ada Pilkada DKI dalam waktu dekat.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo Securities menambahkan, para pelaku pasar saat ini tengah fokus pada sentimen domestik tersebut sehingga mereka memilih sikap wait and see.

Di sisi lain, tensi geopolitik global yang belum mereda, kata Bima semakin memperkuat ketidakpastian dan kekhawatiran di bursa global. Hal ini lantas membuat investor mengalihkan investasinya ke emas dan instrumen safe haven lainnya.

Menurut Aditya, kondisi ini membuat investor melakukan aksi profit taking pada saham-saham yang kapitalisasi pasarnya besar seperti saham ASII, BBCA, dan BBRI. "Hari ini total transaksi harian juga rendah, cuma Rp 5,6 triliun. Biasanya bisa sampai Rp 7 triliun - Rp 8 triliun," ujarnya kepada KONTAN, Senin (17/4).

Dia juga memprediksi, menjelang Pilkada, saham-saham berkapitalisasi besar akan memiliki potensi untuk terkoreksi, seperti TLKM, UNVR, BMRI, ASII, BBRI, GGRM, dan BBCA. Namun setelah pilkada usai, saham-saham tersebut akan kembali naik.

Aditya memprediksi, IHSG besok Selasa (18/4) akan melanjutkan pelemahannya dengan level support 5.545 dan resistance 5.600.

Senada, BIma pun menilai investor masih akan wait and see dengan memperhatijan kondisi politik menjelang Pilgub DKI Jakarta. Dia menduga, IHSG besok akan bergerak flat melemah pada level support 5.555 dan resistance 5.601. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia