KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) mencatatkan jumlah investor secara akumulasi telah menembus lebih dari 200.000 investor. Ketua Umum Asosiasi Layanan Urun Dana Utama (ALUDI) Patrick Gunadi mengatakan, terdapat perubahan preferensi investor di industri SCF. Investor mulai lebih condong memilih instrumen dengan tenor yang lebih pendek. Meski demikian, efek bersifat utang masih menjadi instrumen yang diminati pasar. Sementara itu, untuk instrumen saham, investor kini cenderung lebih selektif dengan mempertimbangkan bisnis yang memiliki prospek pembagian dividen menarik.
Investor Urun Dana Makin Selektif, Instrumen Jangka Pendek Mulai Diminati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri urun dana atau Securities Crowdfunding (SCF) mencatatkan jumlah investor secara akumulasi telah menembus lebih dari 200.000 investor. Ketua Umum Asosiasi Layanan Urun Dana Utama (ALUDI) Patrick Gunadi mengatakan, terdapat perubahan preferensi investor di industri SCF. Investor mulai lebih condong memilih instrumen dengan tenor yang lebih pendek. Meski demikian, efek bersifat utang masih menjadi instrumen yang diminati pasar. Sementara itu, untuk instrumen saham, investor kini cenderung lebih selektif dengan mempertimbangkan bisnis yang memiliki prospek pembagian dividen menarik.