KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar diperdagangkan sedikit di bawah 100 pada hari Jumat (27/3). setelah naik selama tiga sesi berturut-turut. Dolar Amerika Serikat (AS) didukung oleh meningkatnya ketidakpastian atas konflik Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (27/3), dalam perkembangan terbaru, Pentagon dilaporkan mempertimbangkan untuk mengirim hingga 10.000 pasukan darat tambahan ke Timur Tengah untuk memberi Gedung Putih lebih banyak pilihan di meja perundingan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memperpanjang tenggat waktu untuk menyerang infrastruktur energi Iran selama 10 hari, menambahkan bahwa Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz minggu ini sebagai "hadiah" untuk AS.
Investor Waspada! Dolar AS Menguat, Suku Bunga Fed Mengancam
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks dolar diperdagangkan sedikit di bawah 100 pada hari Jumat (27/3). setelah naik selama tiga sesi berturut-turut. Dolar Amerika Serikat (AS) didukung oleh meningkatnya ketidakpastian atas konflik Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (27/3), dalam perkembangan terbaru, Pentagon dilaporkan mempertimbangkan untuk mengirim hingga 10.000 pasukan darat tambahan ke Timur Tengah untuk memberi Gedung Putih lebih banyak pilihan di meja perundingan. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memperpanjang tenggat waktu untuk menyerang infrastruktur energi Iran selama 10 hari, menambahkan bahwa Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz minggu ini sebagai "hadiah" untuk AS.
TAG: