KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) di Asia Tenggara menunjukkan pemulihan signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan Deloitte bertajuk Southeast Asia IPO Capital Market 2025 Full Year Report yang dirilis Januari 2026, total dana yang berhasil dihimpun mencapai US$ 6,5 miliar. Meski jumlah perusahaan yang melantai di bursa turun menjadi 120 emiten dari 136 emiten pada 2024, nilai dana yang terkumpul justru melonjak 76% secara tahunan (YoY). Kenaikan ini didorong oleh hadirnya sejumlah IPO berukuran besar atau blockbuster deal. Capital Markets Services Leader Deloitte Southeast Asia, Hwee Ling Tay, menyebut pemulihan pasar IPO kawasan didorong oleh membaiknya kepercayaan investor terhadap emiten berskala besar dan sektor-sektor strategis.
IPO Asia Tenggara Naik 76% pada 2025, Deloitte Sebut Indonesia Ditopang Sektor Energi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) di Asia Tenggara menunjukkan pemulihan signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan Deloitte bertajuk Southeast Asia IPO Capital Market 2025 Full Year Report yang dirilis Januari 2026, total dana yang berhasil dihimpun mencapai US$ 6,5 miliar. Meski jumlah perusahaan yang melantai di bursa turun menjadi 120 emiten dari 136 emiten pada 2024, nilai dana yang terkumpul justru melonjak 76% secara tahunan (YoY). Kenaikan ini didorong oleh hadirnya sejumlah IPO berukuran besar atau blockbuster deal. Capital Markets Services Leader Deloitte Southeast Asia, Hwee Ling Tay, menyebut pemulihan pasar IPO kawasan didorong oleh membaiknya kepercayaan investor terhadap emiten berskala besar dan sektor-sektor strategis.
TAG: