KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) Bharat Coking Coal Ltd (BCCL) berhasil meraup US$ 118,65 juta. Ini menjadi penawaran yang tercatat di papan utama pertama India pada 2026 yang terserap penuh pada hari pertama masa penawaran pada Jumat. Unit usaha Coal India tersebut merupakan produsen batubara kokas terbesar di India. Batubara kokas menjadi bahan bakar utama dalam pembuatan baja menerima permintaan sekitar 913,5 juta saham hingga pukul 12.54 WIB, jauh melampaui 346,9 juta saham yang ditawarkan, berdasarkan data bursa. BCCL melantai di bursa pada saat India, sebagai produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, berupaya mengurangi ketergantungan impor di tengah meningkatnya permintaan dan upaya mengamankan sumber pasokan baru. Dalam IPO ini, Coal India melepas seluruh saham yang ditawarkan, setara dengan 10% kepemilikan.
IPO BCCL India Raup US$ 118 Juta, Oversubscribed Penuh Hari Pertama
KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) Bharat Coking Coal Ltd (BCCL) berhasil meraup US$ 118,65 juta. Ini menjadi penawaran yang tercatat di papan utama pertama India pada 2026 yang terserap penuh pada hari pertama masa penawaran pada Jumat. Unit usaha Coal India tersebut merupakan produsen batubara kokas terbesar di India. Batubara kokas menjadi bahan bakar utama dalam pembuatan baja menerima permintaan sekitar 913,5 juta saham hingga pukul 12.54 WIB, jauh melampaui 346,9 juta saham yang ditawarkan, berdasarkan data bursa. BCCL melantai di bursa pada saat India, sebagai produsen baja mentah terbesar kedua di dunia, berupaya mengurangi ketergantungan impor di tengah meningkatnya permintaan dan upaya mengamankan sumber pasokan baru. Dalam IPO ini, Coal India melepas seluruh saham yang ditawarkan, setara dengan 10% kepemilikan.
TAG: