KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) produsen chip memori asal China, CXMT Corp, senilai US$ 8,6 miliar, mencatat permintaan yang sangat tinggi dari investor institusi. Namun, tingkat antusiasme tersebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah IPO teknologi China sebelumnya, mencerminkan sikap investor yang lebih berhati-hati di tengah aksi jual saham sektor semikonduktor global. Dalam dokumen yang dirilis pada Minggu (19/7/2026), CXMT, produsen chip memori terbesar di China, mengungkapkan investor institusi, termasuk reksa dana, dana pensiun, dan perusahaan asuransi, mengajukan pemesanan sebanyak 1,24 triliun saham. Jumlah tersebut jauh melampaui 2,17 miliar saham yang dialokasikan untuk investor institusi dalam IPO.
IPO Chip China CXMT Tembus US$ 8,6 Miliar, Permintaan Investor Oversubscribe 570 Kali
KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) produsen chip memori asal China, CXMT Corp, senilai US$ 8,6 miliar, mencatat permintaan yang sangat tinggi dari investor institusi. Namun, tingkat antusiasme tersebut masih lebih rendah dibandingkan sejumlah IPO teknologi China sebelumnya, mencerminkan sikap investor yang lebih berhati-hati di tengah aksi jual saham sektor semikonduktor global. Dalam dokumen yang dirilis pada Minggu (19/7/2026), CXMT, produsen chip memori terbesar di China, mengungkapkan investor institusi, termasuk reksa dana, dana pensiun, dan perusahaan asuransi, mengajukan pemesanan sebanyak 1,24 triliun saham. Jumlah tersebut jauh melampaui 2,17 miliar saham yang dialokasikan untuk investor institusi dalam IPO.