JAKARTA. Tahun ini, perusahaan yang bergerak di bisnis survei seismik, PT Gelombang Seismic Indonesia (GSI) membidik kenaikan pendapatan sebesar 50% dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2014, GSI mencetak pendapatan sebesar US$ 6,05 juta. Dengan begitu, tahun ini perusahaan berharap bisa mengantongi pendapatan sedikitnya US$ 9 juta. Direktur Keuangan GSI, Tjiong Tek Siong mengatakan, pendapatan itu akan berasal dari tiga proyek survei seismik yang sudah didapat dari perusahaan minyak lokal. Nilai masing-masing proyek itu berkisar US$ 2 juta. Lalu, perusahaan mengincar dua hingga tiga tender lagi dari perusahaan minyak dalam negeri ataupun luar negeri. "Dari tiga proyek yang sudah dikerjakan saja, kami akan mendapat revenue minimal US$ 6 juta," ujar Tjiong di Jakarta, Jumat (24/7).
IPO, Gelombang Seismic incar pertumbuhan 50%
JAKARTA. Tahun ini, perusahaan yang bergerak di bisnis survei seismik, PT Gelombang Seismic Indonesia (GSI) membidik kenaikan pendapatan sebesar 50% dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2014, GSI mencetak pendapatan sebesar US$ 6,05 juta. Dengan begitu, tahun ini perusahaan berharap bisa mengantongi pendapatan sedikitnya US$ 9 juta. Direktur Keuangan GSI, Tjiong Tek Siong mengatakan, pendapatan itu akan berasal dari tiga proyek survei seismik yang sudah didapat dari perusahaan minyak lokal. Nilai masing-masing proyek itu berkisar US$ 2 juta. Lalu, perusahaan mengincar dua hingga tiga tender lagi dari perusahaan minyak dalam negeri ataupun luar negeri. "Dari tiga proyek yang sudah dikerjakan saja, kami akan mendapat revenue minimal US$ 6 juta," ujar Tjiong di Jakarta, Jumat (24/7).