Untuk urusan hobi bersepeda, Iqbal Rahim Willis tak pernah setengah-setengah. Selain rela keluar uang banyak, direktur utama di beberapa anak usaha PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) ini juga berusaha untuk melibatkan seluruh anggota keluarganya. Longok saja garasi rumahnya yang luas di kawasan Menteng, tak jauh dari Taman Surapati, Jakarta Pusat. Puluhan sepeda berbagai jenis, seperti sepeda lipat dan fixie, terparkir rapi di antara beberapa motor Harley Davidson dan mobil. Saking banyaknya, Iqbal sampai tak ingat persis sudah berapa uang yang ia keluarkan untuk memboyong sepeda-sepeda itu. “Di rumah ini ada sekitar 40 sepeda. Setiap jenis ada lima. Masing-masing satu untuk saya, istri, dan tiga anak saya," kata lelaki 45 tahun ini.
Iqbal Rahim Willis: Sepeda keluarga
Untuk urusan hobi bersepeda, Iqbal Rahim Willis tak pernah setengah-setengah. Selain rela keluar uang banyak, direktur utama di beberapa anak usaha PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) ini juga berusaha untuk melibatkan seluruh anggota keluarganya. Longok saja garasi rumahnya yang luas di kawasan Menteng, tak jauh dari Taman Surapati, Jakarta Pusat. Puluhan sepeda berbagai jenis, seperti sepeda lipat dan fixie, terparkir rapi di antara beberapa motor Harley Davidson dan mobil. Saking banyaknya, Iqbal sampai tak ingat persis sudah berapa uang yang ia keluarkan untuk memboyong sepeda-sepeda itu. “Di rumah ini ada sekitar 40 sepeda. Setiap jenis ada lima. Masing-masing satu untuk saya, istri, dan tiga anak saya," kata lelaki 45 tahun ini.