KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran berencana menutup sejumlah jalur transit di Selat Hormuz yang dinilai ilegal oleh pemerintah setempat. Ancaman tersebut menambah ketidakpastian terhadap kelancaran lalu lintas kapal tanker dan ekspor minyak dari kawasan Teluk. Penasihat Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mohammadreza Naqdi, mengatakan beberapa jalur tersebut berada di sisi selatan Selat Hormuz yang berdekatan dengan pantai Oman. Pernyataan itu disampaikan kepada kantor berita semi-resmi Fars News Agency pada Rabu (7/10). Menurut Naqdi, jalur-jalur tersebut dibuat dengan meledakkan dan merusak sejumlah bagian berbatu di jalur perairan strategis tersebut. Jalur itu disebut digunakan oleh "perahu-perahu kecil yang menyelundupkan minyak dan memindahkannya ke kapal tanker".
Iran Ancam Tutup Jalur Transit Ilegal di Selat Hormuz
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran berencana menutup sejumlah jalur transit di Selat Hormuz yang dinilai ilegal oleh pemerintah setempat. Ancaman tersebut menambah ketidakpastian terhadap kelancaran lalu lintas kapal tanker dan ekspor minyak dari kawasan Teluk. Penasihat Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mohammadreza Naqdi, mengatakan beberapa jalur tersebut berada di sisi selatan Selat Hormuz yang berdekatan dengan pantai Oman. Pernyataan itu disampaikan kepada kantor berita semi-resmi Fars News Agency pada Rabu (7/10). Menurut Naqdi, jalur-jalur tersebut dibuat dengan meledakkan dan merusak sejumlah bagian berbatu di jalur perairan strategis tersebut. Jalur itu disebut digunakan oleh "perahu-perahu kecil yang menyelundupkan minyak dan memindahkannya ke kapal tanker".
TAG: