Iran Bersedia Berbagi Kemampuan Pertahanan dengan Mitra-Mitra di Asia



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Iran menyatakan kesiapan untuk berbagi kemampuan teknologi pertahanan dengan negara-negara “independen”, khususnya anggota Shanghai Cooperation Organisation. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, dalam forum pertemuan pejabat pertahanan SCO.

Menurut laporan media pemerintah Iran pada Selasa (28/4/2026), Talaei-Nik menegaskan bahwa negaranya siap membagikan pengalaman militer, termasuk hasil konfrontasi dengan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik yang berlangsung dari akhir Februari hingga awal April lalu.

Selama periode tersebut, Iran meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal yang menargetkan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah serta sejumlah lokasi strategis di Israel. Selain itu, Iran juga dilaporkan beberapa kali menembak jatuh target udara milik AS, terutama drone, di wilayah udaranya.


"Kami siap berbagi pengalaman tentang kekalahan Amerika dengan anggota organisasi lainnya." ujar Talaei-Nik dalam pertemuan menteri pertahanan SCO yang digelar di ibu kota Bishkek, Kirgizstan.

Baca Juga: Trump Tak Puas dengan Proposal Iran, Negosiasi Akhiri Perang Terancam Mandek

Perkuat Kerja Sama Pertahanan

Pernyataan ini menandai upaya Iran untuk memperkuat kerja sama militer dengan negara-negara anggota SCO, yang mencakup sejumlah kekuatan besar Eurasia. Talaei-Nik juga diketahui telah mengadakan pembicaraan dengan pejabat pertahanan dari Rusia dan Belarus.

Moskow dan Minsk dalam pertemuan tersebut menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Teheran, menunjukkan adanya konsolidasi aliansi di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Meski saat ini konflik antara Iran dengan AS dan Israel telah memasuki fase jeda setelah gencatan senjata diumumkan awal bulan ini, upaya penyelesaian konflik belum menunjukkan kemajuan signifikan.