Iran Izinkan Kapal Malaysia Lewati Selat Hormuz



KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Kapal-kapal Malaysia sudah mendapatkan diizinkan untuk melewati Selat Hormuz. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang juga telah berbicara dengan para pemimpin Iran, Mesir, Turki, dan negara-negara regional lainnya.

Anwar dalam pidato yang disiarkan televisi mengucapkan terima kasih kepada presiden Iran karena mengizinkan kapal-kapal Malaysia untuk melewatinya.

“Kami sekarang sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang,” katanya dalam pidato Kamis (27/3/2026).


Baca Juga: Siprus Pangkas Pajak dan Subsidi Pariwisata Imbas Perang Iran

Anwar mengatakan, ia telah berbicara dengan Iran dan negara-negara lain sebagai bagian dari upaya untuk memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah.

“Tetapi itu tidak mudah, karena Iran merasa telah berulang kali ditipu dan merasa sulit untuk menerima langkah-langkah menuju perdamaian tanpa jaminan keamanan yang jelas dan mengikat bagi negara mereka,” katanya.

Pemerintah Malaysia akan mempertahankan subsidi harga minyak tetapi sedang mengambil langkah-langkah untuk melemahkan dampak gangguan pasokan, katanya, termasuk pengurangan alokasi bulanan bahan bakar bersubsidi.

"Bagi kami sekarang, kami terpaksa mengelola situasi ini karena dampak blokade di Selat Hormuz, perang, dan terhentinya pasokan minyak dan gas semuanya berdampak pada kami," katanya.