KONTAN.CO.ID - Irlandia meraih kemenangan 3-0 atas Israel dalam pertandingan Nations League, Minggu (27/9/2026). Tiga gol yang seluruhnya tercipta pada babak pertama membawa Irlandia bangkit setelah kalah pada laga pembuka. Kemenangan tersebut terjadi setelah akhir pekan yang diwarnai perdebatan mengenai keputusan Irlandia tetap menjalani pertandingan melawan Israel. Striker Troy Parrott membuka keunggulan Irlandia pada menit ke-14. Dua menit berselang, Adam Idah menggandakan skor sebelum Jack Moylan mencetak gol ketiga pada menit ke-25.
Baca Juga: Yunani Kejutkan Jerman 1-0, Debut Kandang Klopp Berakhir dengan Kekalahan Hasil tersebut menjadi suntikan penting bagi Irlandia setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Kosovo pada Kamis (24/9). Irlandia kini berada di posisi ketiga klasemen grup dengan tiga poin, tertinggal tiga poin dari Austria yang memimpin klasemen setelah mengalahkan Kosovo 3-1. Pertandingan berlangsung di Debrecen, Hungaria, karena laga kandang Israel digelar di luar wilayahnya. Suasana stadion relatif sepi dengan hanya beberapa ratus pendukung Israel dan sejumlah kecil suporter Irlandia yang hadir. Para pemain Irlandia mengenakan ban lengan hitam untuk mengenang para korban konflik Israel-Gaza. Mereka juga menundukkan kepala ketika lagu kebangsaan Israel dimainkan. Tidak ada pertukaran bendera maupun jabat tangan sebelum pertandingan. Kontroversi pertandingan telah mencuat sebelum laga berlangsung. Irlandia selama ini menjadi salah satu negara Eropa yang vokal mengkritik perang Israel di Gaza. Sejumlah aksi protes menyerukan agar tim nasional Irlandia memboikot pertandingan.
Baca Juga: Daftar Medali Indonesia di Asian Games 2026 per 27 September, Naik ke Posisi 14 Kiper Gavin Bazunu kemudian menyatakan tidak bersedia tampil dalam pertandingan tersebut. Pelatih Heimir Hallgrimsson menunjuk bek Jimmy Dunne sebagai penjaga gawang ketiga darurat setelah Bazunu mundur dari skuad. Keputusan untuk tetap memainkan pertandingan juga memicu kritik terhadap Football Association of Ireland (FAI). Sejumlah suporter dan tokoh politik menilai federasi tidak memberikan arahan yang cukup kepada para pemain terkait situasi tersebut. Chief Executive FAI David Courell mengatakan, sebagian besar pemain memilih untuk tetap menjalani pertandingan. Keputusan tersebut kemudian menjadi dasar federasi untuk melanjutkan laga. “Berdasarkan hal tersebut, asosiasi mengambil keputusan atas nama sepak bola Irlandia bahwa pertandingan ini akan tetap berlangsung, seperti yang selama ini kami rencanakan,” kata Courell dalam konferensi pers pada Sabtu (26/9).
Di sisi lain, Kepala Komunikasi Asosiasi Sepak Bola Israel Shlomi Barzel mengatakan keputusan para pemain Irlandia untuk tetap bertanding menunjukkan bahwa “sepak bola telah menang”.
Baca Juga: Harta Karun Rp 1 Kuadriliun di Bukit Suci Kenya Diperebutkan China & AS, Ini Isinya! Kemenangan Irlandia juga belum menutup perdebatan mengenai pertemuan kedua tim. Irlandia dijadwalkan kembali menghadapi Israel pada 4 Oktober dalam pertandingan yang secara nominal merupakan laga kandang Irlandia. Pertandingan tersebut telah dipindahkan ke Serbia dan akan digelar tanpa penonton. Dengan demikian, perdebatan mengenai keputusan tim nasional Irlandia untuk kembali menghadapi Israel diperkirakan kembali mencuat menjelang pertandingan tersebut.