Israel Gempur Pos Polisi di Gaza Utara, Lima Orang Tewas



KONTAN.CO.ID - Sebuah serangan udara Israel yang menargetkan pos polisi Palestina di Gaza utara menewaskan sedikitnya lima petugas pada hari Sabtu (23/5) dan melukai beberapa lainnya, kata polisi Gaza, seiring Israel meningkatkan serangan terhadap pasukan yang dikelola Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, direktorat polisi Gaza, yang bertugas menjaga keamanan di wilayah Gaza yang berada di bawah kendali Hamas setelah gencatan senjata yang dimediasi AS pada bulan Oktober, mengatakan dua rudal telah menghantam pos polisi di daerah Tawam.

Baca Juga: CEO Nvidia Sebut Pasar CPU AI Bisa Tembus US$200 Miliar


Militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Hampir 10.000 petugas polisi Hamas telah menjadi titik permasalahan dalam pembicaraan untuk memajukan rencana Presiden AS Donald Trump untuk Gaza. Hamas ingin mereka dimasukkan dalam pasukan polisi baru yang direncanakan dalam rencana tersebut. Israel keberatan dengan keterlibatan petugas mana pun yang berafiliasi dengan Hamas.

Pembicaraan tersebut juga mengalami kebuntuan karena penolakan Hamas untuk meletakkan senjatanya, serta serangan Israel yang hampir setiap hari terjadi di wilayah tersebut, yang menurut pejabat kesehatan telah menewaskan lebih dari 880 warga Palestina sejak gencatan senjata. Setidaknya empat tentara Israel telah tewas dalam serangan militan selama periode yang sama.

Baca Juga: Penjualan Senjata AS ke Taiwan Disebut Tak Terkait Konflik Iran