TANGERANG. Perusahaan jasa cleaning service, PT ISS Indonesia, kini fokus mengejar klien di sektor industri. Potensi pelanggan di sektor industri sangat besar karena umumnya banyak perusahaan yang menghindari pekerjaan yang dianggap low skilled itu. Saat ini ada 3.000 perusahaan yang menjadi klien ISS. Chief Executive Officer PT ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan mengungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan kontrak dari industri penerbangan untuk pekerjaan cleaning service. "Kami sudah dapat kontrak dengan Garuda Indonesia dan Citilink tiga tahun, semua pesawat mereka eksterior maupun interiornya akan dibersihkan oleh karyawan ISS," ujar Elisa di kantornya di Bintaro, pekan lalu. ISS juga mendapatkan kontrak dengan maskapai Sriwijaya Air untuk pekerjaan cleaning.
ISS menggarap pelanggan di sektor industri
TANGERANG. Perusahaan jasa cleaning service, PT ISS Indonesia, kini fokus mengejar klien di sektor industri. Potensi pelanggan di sektor industri sangat besar karena umumnya banyak perusahaan yang menghindari pekerjaan yang dianggap low skilled itu. Saat ini ada 3.000 perusahaan yang menjadi klien ISS. Chief Executive Officer PT ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan mengungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan kontrak dari industri penerbangan untuk pekerjaan cleaning service. "Kami sudah dapat kontrak dengan Garuda Indonesia dan Citilink tiga tahun, semua pesawat mereka eksterior maupun interiornya akan dibersihkan oleh karyawan ISS," ujar Elisa di kantornya di Bintaro, pekan lalu. ISS juga mendapatkan kontrak dengan maskapai Sriwijaya Air untuk pekerjaan cleaning.