Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Ketua Komisi VII DPR Buka Suara



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Isu perombakan atau reshuffle kabinet di pemerintahan Prabowo-Gibran kembali mencuat di ruang publik. Menanggapi wacana tersebut, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan bahwa perombakan kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden yang tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.

Saleh mengingatkan, Presidenlah yang memiliki wewenang mutlak untuk mengevaluasi dan memonitor kinerja para pembantunya. Jika berdasarkan penilaian tersebut diperlukan adanya pergantian pejabat, maka hal itu adalah hak Presiden yang dijamin oleh konstitusi.

"Siapa pun tidak punya kewenangan untuk membatasi kewenangan Presiden ini. Penilaiannya tentu murni dari beliau. Bisa saja berdasarkan evaluasi pribadi atau bisa juga atas masukan orang lain yang dinilainya benar," ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).


Baca Juga: 17 Orang Tewas Akibat Longsor di Bandung Barat, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyadari bahwa keputusan reshuffle mungkin tidak selalu memuaskan semua pihak. Menurutnya, publik memiliki ekspektasi berbeda mengenai siapa yang layak diganti atau dipertahankan.

"Dalam reshuffle, mungkin ada saja orang yang tidak puas. Bisa saja orang itu berharap Prabowo mengganti seseorang yang dianggap tidak mampu. Tapi pada kenyataannya ternyata yang diganti adalah orang yang dianggapnya rajin dan berhasil. Tetapi, kalau sudah diputuskan presiden, semua harus mengikuti," katanya.

Kendati demikian, lanjut Saleh, jika reshuffle benar-benar terjadi, PAN menaruh harapan besar agar figur pengganti nantinya memiliki kualitas yang jauh lebih baik. 

Pasalnya, dia menilai masih banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan, mulai dari membumikan visi Asta Cita hingga penanganan serius musibah bencana alam di Sumatra.

Tak hanya isu domestik, tantangan global juga menjadi sorotan. Saleh meyakini Presiden Prabowo ingin Indonesia tampil di depan dalam kancah internasional melalui berbagai kerja sama yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: DPR Akan Umumkan Hasil Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Hari Ini

Oleh karena itu, ia meminta publik untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari Istana. "Kita tunggu saja bagaimana keputusannya nanti. Apapun yang diputuskan, semoga dapat membawa kebaikan bagi semua," pungkasnya.

Selanjutnya: Tablet Gaming Infinix: Fitur Tersembunyi Bikin Genshin Impact Ngebut

Menarik Dibaca: Tablet Gaming Infinix: Fitur Tersembunyi Bikin Genshin Impact Ngebut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News