Isuzu Catatkan Penjualan 33.715 Unit Sepanjang 2022, Kendaraan Ini yang Paling Laku



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) atau Isuzu Indonesia mencatatkan penjualan sebanyak 33.715 unit selama 2022 lalu. Pencapaian ini lebih tinggi 23.6% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Marketing Communications Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia Puti Annisa Moeloek menyebut, hingga saat ini unit kendaraan yang memiliki kontribusi penjualan terbesar bagi Isuzu adalah Isuzu Elf. Dengan total penjualan sebanyak 16.192 unit sepanjang tahun 2022. 

"Capaian fantastis ini muncul sebagai dampak dari adanya pertumbuhan industri di sektor logistik," ungkap Puti, kepada Kontan.co.id pada Kamis (26/1). 


Baca Juga: Isuzu Incar Penjualan 39.000 Unit pada Tahun Ini

Menghadapi tahun 2023, Isuzu tetap optimistis akan ada kenaikan penjualan unit kendaraan.

Melihat kondisi geopolitik dan perkembangan ekonomi baik di Indonesia maupun global, lanjutnya, Isuzu akan memiliki kesempatan mendapatkan keuntungan penjualan di mana pasar komoditas seperti batu bara dan crude palm oil (CPO) meningkat. 

"Peningkatan pertumbuhan ekonomi di sektor komoditas ini yang kami yakini akan memutar roda perekonomian lebih tinggi lagi dan berdampak pada penjualan kendaraan komersial,"  sebutnya. 

Adapun, target penjualan Isuzu di Indonesia pada tahun 2023 sebesar 39.000 unit dengan target market share masing-masing Isuzu Elf di 27.5%, Isuzu Giga di 16% dan Isuzu Traga di 42%.

Baca Juga: Tertinggi Sejak 1970, Penjualan Isuzu Pecah Rekor pada 2022

Isuzu juga berencana mengeluarkan sejumlah produk baru di 2023 ini. Dia bilang, Isuzu akan meluncurkan beberapa produk Ready to Use (RTU) sebagai manifestasi value proposition perusahaan, yaitu Product Fit serta Fast & Easy.

Dia menambahkan, spesifikasi produk akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan sehingga customer tidak perlu menunggu unit kendaraan terlalu lama untuk segera memenuhi kebutuhannya. 

"Selain produk RTU, kami juga masih akan fokus pada pengembangan produk Euro 4," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .