JAKARTA. Program baru iuran pensiun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan banyak diminati pekerja. Buktinya, dana kelolaan iuran jaminan pensiun (IJP) mencapai 200% dari target dalam tempo tiga bulan diterapkan. Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Jeffry Haryadi mengatakan, total iuran pensiun peserta mencapai Rp 1 triliun per Oktober 2015. Dana yang terkumpul ini lebih tinggi dari target BPJS Ketenagakerjaan. Tadinya, BPJS menargetkan dana kelolaan dari program iuran pensiun sebesar Rp 500 miliar hingga tutup tahun ini. Beberapa faktor yang mendongkrak jumlah iuran BPJS Ketenagakerjaan diantaranya, pertama, iuran yang ditarik BPJS Ketenagakerjaan murah. Sedangkan keuntungan yang didapat cukup besar.
Iuran pensiun BPJS melewati target 2015
JAKARTA. Program baru iuran pensiun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan banyak diminati pekerja. Buktinya, dana kelolaan iuran jaminan pensiun (IJP) mencapai 200% dari target dalam tempo tiga bulan diterapkan. Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Jeffry Haryadi mengatakan, total iuran pensiun peserta mencapai Rp 1 triliun per Oktober 2015. Dana yang terkumpul ini lebih tinggi dari target BPJS Ketenagakerjaan. Tadinya, BPJS menargetkan dana kelolaan dari program iuran pensiun sebesar Rp 500 miliar hingga tutup tahun ini. Beberapa faktor yang mendongkrak jumlah iuran BPJS Ketenagakerjaan diantaranya, pertama, iuran yang ditarik BPJS Ketenagakerjaan murah. Sedangkan keuntungan yang didapat cukup besar.