JAKARTA. Provinsi Jawa barat (Jabar) ternyata memiliki 24.916 unit badan usaha berbentuk koperasi yang memiliki anggota 4,28 juta orang. Namun dari jumlah koperasi itu, diperkirakan ada belasan ribu koperasi yang tidak menjalankan aktivitas usahanya. "Saat ini kami menata dan mendata koperasi-koperasi tersebut," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Jabar, Anton Gustoni, seusai menghadiri Rapat anggota tahunan (RAT) IV tahun buku 2012 Koperasi Sauyunan di Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Jln.Soekarno Hatta Bandung, Rabu (20/2). Anton menegaskan, jika hasil tim menunjukkan bahwa koperasi-koperasi itu tidak aktif lagi, pihaknya siap mengajukan usul kepada Kementerian Koperasi untuk mencabut izinnya. "Saat ini, hasil pendataan menunjukkan, sekitar 88 unit koperasi yang tidak aktif. Mayoritas berlokasi di Bandung. Kami siap mengajukan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk mencabut izin ke-88 koperasi tersebut," tegasnya.
Izin 88 koperasi di Jawa Barat terancam dicabut
JAKARTA. Provinsi Jawa barat (Jabar) ternyata memiliki 24.916 unit badan usaha berbentuk koperasi yang memiliki anggota 4,28 juta orang. Namun dari jumlah koperasi itu, diperkirakan ada belasan ribu koperasi yang tidak menjalankan aktivitas usahanya. "Saat ini kami menata dan mendata koperasi-koperasi tersebut," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Jabar, Anton Gustoni, seusai menghadiri Rapat anggota tahunan (RAT) IV tahun buku 2012 Koperasi Sauyunan di Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Jln.Soekarno Hatta Bandung, Rabu (20/2). Anton menegaskan, jika hasil tim menunjukkan bahwa koperasi-koperasi itu tidak aktif lagi, pihaknya siap mengajukan usul kepada Kementerian Koperasi untuk mencabut izinnya. "Saat ini, hasil pendataan menunjukkan, sekitar 88 unit koperasi yang tidak aktif. Mayoritas berlokasi di Bandung. Kami siap mengajukan rekomendasi kepada pemerintah pusat untuk mencabut izin ke-88 koperasi tersebut," tegasnya.