J Trust Bank Bangun Gedung 24 Lantai di Tanah Abang, Bidik Pertumbuhan Bisnis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank JTrust Indonesia Tbk mulai membangun kantor pusat baru, J Trust Bank City Tower, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Kamis (27/8/2026). Gedung tersebut akan memiliki 24 lantai dan berlokasi di dekat kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengatakan pembangunan kantor pusat baru tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat fondasi dan kehadirannya untuk pertumbuhan bisnis di Indonesia.

Baca Juga: Dukung Bisnis Retail Tumbuh, Qlola by BRI Hadir di IRSE 2026 “Pembangunan 'J Trust Bank City Tower' merupakan tonggak sejarah yang sangat penting dalam perjalanan kami di Indonesia. Hal ini merupakan wujud keyakinan kami yang kuat terhadap masa depan ekonomi Indonesia,” kata Ritsuo dalam keterangan resmi, Kamis (27/8/2026). Menurutnya, proyek tersebut juga menjadi langkah awal strategi rebranding J Trust Bank. Rebranding tidak sekadar perubahan penampilan atau logo, tetapi juga proses untuk memperkuat strategi bisnis dan meningkatkan brand awareness. “Lebih dari itu, proyek ini adalah langkah awal dari strategi rebranding J Trust Bank. Hal ini bukan sekadar perubahan penampilan atau logo, melainkan sebuah proses untuk memperkuat strategi bisnis, meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), dan mengukuhkan posisi kami sebagai mitra keuangan yang terpercaya,” imbuhnya. Pembangunan J Trust Bank City Tower dipercayakan kepada PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA), yang 67% sahamnya dimiliki oleh Toda Corporation dari Jepang. J Trust Bank menyebut pembangunan menara tersebut menjadi simbol kolaborasi investasi dan bisnis antara Jepang dan Indonesia. Setelah selesai dibangun, J Trust Bank City Tower diharapkan menjadi simbol pertumbuhan dan transformasi perusahaan serta menjadi pusat yang mendorong aktivitas bisnis dan kolaborasi antarperusahaan.

Baca Juga: AAUI: Program PLTS 100 GWp Bisa Jadi Peluang bagi Industri Asuransi Umum


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News