Jababeka (KIJA) Raih Proper Hijau ke-6, Perkuat Daya Saing Kawasan Industri



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Jababeka Tbk (KIJA) melalui anak usahanya, PT Jababeka Infrastruktur,pengelola Kawasan Industri Jababeka-Cikarang, kembali meraih penghargaan PROPER peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia. 

PROPER merupakan instrumen evaluasi lingkungan yang diselenggarakan oleh KLH/BPLH untuk mendorong perusahaan meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. 

Peringkat Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan melampaui ketentuan yang dipersyaratkan, termasuk pelaksanaan sistem manajemen lingkungan, pemanfaatan sumber daya yang efisien, serta implementasi program pemberdayaan masyarakat yang terstruktur dan berdampak nyata.


Baca Juga: Pupuk Kaltim Perkuat Inovasi Hijau

Didik Purbadi Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur menyatakan penghargaan ini bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menjalankan pengelolaan lingkungan yang melampaui standar ketaatan (beyond compliance), sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aspek operasional kawasan.

“Tim kami telah bekerja keras selama setahun penuh untuk tidak sekadar memenuhi, tetapi melampaui standar yang ditetapkan. Enam penghargaan PROPER Hijau (secara keseluruhan) ini mencerminkan sinergi seluruh pemangku kepentingan di ekosistem Jababeka, bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, melainkan warisan yang ingin kami tinggalkan bagi generasi mendatang,” ungkap Didik, Rabu (8/4/2026). 

Dia menjabarkan, penghargaan ini mencerminkan serangkaian inisiatif nyata yang telah dijalankan PT Jababeka Infrastruktur, antara lain pengoperasian instalasi pengolahan air limbah (WWTP), pengembangan Mini Scale Recycle Effluent WWTP untuk pemanfaatan kembali air hasil olahan sebagai air non-potable, pengendalian emisi melalui efisiensi energi dan praktik operasional ramah lingkungan, serta pengelolaan sampah berbasis prinsip ekonomi sirkular.

Dari sisi sosial, Jababeka Infrastruktur aktif menjalankan program pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan masyarakat, perluasan akses air bersih dan sanitasi, serta penciptaan lapangan kerja yang mencakup 14 desa dan 4 kecamatan di sekitar kawasan. 

“Seluruh strategi keberlanjutan ini dijalankan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, sektor swasta, dan media, difasilitasi melalui forum City Council Jababeka sebagai ruang dialog lintas pemangku kepentingan,” tandasnya.

Ke depan, PT Jababeka Infrastruktur berkomitmen untuk terus mendorong inovasi teknologi ramah lingkungan dan memperluas dampak sosial kawasan sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan jangka panjang.

Baca Juga: Pasokan Seret, Kemenperin & Pelaku Industri Petrokimia Cari Sumber Alternatif Plastik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News