JACCS MPM Finance Bakal Terbitkan Obligasi Rp 600 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT JACCS Mitra Pinasthika Mustika Finance Indonesia bakal menghimpun dana melalui Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I JACCS MPM Finance Indonesia Tahap I Tahun 2022. Perusahaan multifinance ini berencana menawarkan obligasi dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 600 miliar.

Ada tiga seri dalam penerbitan kali ini. Obligasi seri A memiliki jangka waktu 370 hari kalender, seri B dengan jangka waktu tiga tahun, dan seri C dengan jangka waktu lima tahun terhitung sejak tanggal emisi. 

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi dan dijamin dengan jaminan khusus berupa fidusia atas piutang lancar dengan nilai jaminan sekurang-kurangnya sebesar 100% dari nilai pokok obligasi yang terutang.


Baca Juga: Pefindo Sebut Mayoritas Rating Perusahaan Multifinance Sudah di Atas A

Direktur Keuangan JACCS MPM Finance Indonesia Hajimu Yukimoto mengungkapkan bahwa ini merupakan penerbitan obligasi kedua setelah penerbitan perdana pada tahun 2019. Penerbitan obligasi ini merupakan upaya JACCS MPM Finance sebagai strategi diversifikasi sumber pendanaan. 

Dalam masa transisi dari kondisi pandemi Covid-19 menuju pemulihan, perusahaan pembiayaan ini berencana untuk mendiversifikasi pendanaan baik melalui pinjaman perbankan dari dalam dan luar negeri, penerbitan obligasi, serta penerbitan surat utang jangka menengah.

“Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum berkelanjutan obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja, yaitu untuk kegiatan pembiayaan, sewa pembiayaan dan anjak piutang sebagaimana yang ditentukan oleh izin yang dimiliki perusahaan berdasarkan ketentuan dan perundang- undangan yang berlaku”, ungkap Hajimu Yukimoto dalam keterangan resmi, Kamis (21/7).

Baca Juga: Liabilitas JACCS MPM Finance Turun 24,5%, Ini Penyebabnya

Yukimoto melihat industri pembiayaan masih memiliki prospek yang sangat baik terutama karena pertumbuhan pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia yang juga masih menjanjikan sebagai pasar otomotif terbesar di ASEAN. Penjualan nasional mobil di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 887.202 unit sedangkan penjualan motor di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 5.057.516 unit. 

Selain itu, JACCS MPM Finance memiliki dukungan kuat dari pemegang saham yaitu dukungan bisnis dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk sehubungan dengan pembiayaan sepeda motor baru merek Honda dan dukungan keuangan dari JACCS CoLtd dalam mendapatkan sumber dana dengan biaya yang kompetitif. JACCS merupakan perusahaan afiliasi dengan metode ekuitas dari MUFG Bank Ltd.

Masa penawaran awal obligasi akan dilakukan pada tanggal 20–26 Juli 2022, dan masa penawaran umum akan diselenggarakan pada tanggal 2–5 Agustus 2022. Sedangkan perkiraan tanggal penjatahan pada 8 Agustus 2022, dan perkiraan tanggal pembayaran sekaligus tanggal distribusi obligasi pada 10 Agustus 2022. Obligasi ini akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Agustus 2022.

Dalam penawaran umum ini perusahaan telah menunjuk PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. JACCS MPM Finance menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk bertindak selaku wali amanat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati