JAKARTA. Pemerintah berencana memasukkan sejumlah perusahaan patungan atau joint venture sebagai objek vital nasional industri (OVNI). Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, untuk saat ini penetapan objek vital industri diprioritaskan untuk pelaku industri nasional dahulu. "Ke depan akan ada pembicaraan mengenai perusahaan joint venture yang bakal dijadikan OVNI," katanya, Selasa (2/9). Menurut MS Hidayat, pertumbuhan industri dan investasi Indonesia bergantung pada keamanan dan kegiatan usaha. Sebelumnya Kemperin telah menetapkan 49 perusahaan dan 14 kawasan industri sebagai objek vital negara. Penetapan tersebut dilakukan guna meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan usaha, serta mampu merangsang investasi di bidang industri. Perusahaan yang masuk dalam OVNI terdiri dari perusahaan BUMN, emiten industri dan industri skala besar dari segi padat modal maupun padat karya yang mempunyai pengaruh besar di industri nasional. Adapun sektor-sektor industri perusahaan tersebut beragam mulai dari kimia dasar, baja, kertas, agribisnis, makanan dan minuman, semen, dan elektronika.
Jadi objek vital, pengusaha keluhkan biaya besar
JAKARTA. Pemerintah berencana memasukkan sejumlah perusahaan patungan atau joint venture sebagai objek vital nasional industri (OVNI). Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat, untuk saat ini penetapan objek vital industri diprioritaskan untuk pelaku industri nasional dahulu. "Ke depan akan ada pembicaraan mengenai perusahaan joint venture yang bakal dijadikan OVNI," katanya, Selasa (2/9). Menurut MS Hidayat, pertumbuhan industri dan investasi Indonesia bergantung pada keamanan dan kegiatan usaha. Sebelumnya Kemperin telah menetapkan 49 perusahaan dan 14 kawasan industri sebagai objek vital negara. Penetapan tersebut dilakukan guna meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan usaha, serta mampu merangsang investasi di bidang industri. Perusahaan yang masuk dalam OVNI terdiri dari perusahaan BUMN, emiten industri dan industri skala besar dari segi padat modal maupun padat karya yang mempunyai pengaruh besar di industri nasional. Adapun sektor-sektor industri perusahaan tersebut beragam mulai dari kimia dasar, baja, kertas, agribisnis, makanan dan minuman, semen, dan elektronika.