Jaga Keberlangsungan Operasional Industri, Jasindo Perkuat Mitigasi Risiko



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terus memperkuat kontribusinya dalam melindungi aset perusahaan serta menjaga keberlangsungan operasional sektor industri nasional. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan solusi perlindungan asuransi yang mendukung pengelolaan risiko dan meminimalkan potensi kerugian akibat berbagai risiko operasional.

Terbaru, Asuransi Jasindo menyelenggarakan Sosialisasi Polis dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Tbk pada 1–4 November 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai cakupan dan ketentuan perlindungan asuransi serta pengelolaan risiko secara terintegrasi untuk melindungi aset dan menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, menyampaikan bahwa pemahaman menyeluruh mengenai perlindungan asuransi dan manajemen risiko penting bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika dan tantangan operasional industri.


“Perlindungan asuransi tidak hanya memberikan jaminan atas risiko, tetapi juga membantu perusahaan memahami potensi risiko dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan perlindungan yang diberikan dipahami secara menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan operasional Bukit Asam,” ujar Brellian dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga: Premi Asuransi Perjalanan Jasindo Tumbuh 106,32%,Dorong Akses lewat Kemitraan Digital

Jasindo memaparkan berbagai jenis perlindungan asuransi, meliputi Property All Risks (PAR), Earthquake (EQ), serta Construction Plant and Machinery (CPM). Materi mencakup ruang lingkup jaminan, ketentuan polis, dan peran asuransi dalam memitigasi risiko terhadap aset serta kegiatan operasional perusahaan.

Rangkaian kegiatan juga meliputi pemaparan hasil survei risiko Bukit Asam, pembaruan penanganan klaim bersama konsultan, serta presentasi dari Indonesia Financial Group (IFG). Berbagai sesi ini menjadi sarana diskusi dan pertukaran informasi untuk memperkuat pemahaman bersama dalam pengelolaan risiko.

Brellian menambahkan, komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara perusahaan asuransi dan tertanggung diperlukan untuk memastikan perlindungan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik risiko perusahaan.

Baca Juga: Jasindo Syariah Sebut Inovasi Produk Jadi Hal Penting bagi Industri Asuransi Syariah

Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Eko Prayitno, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan aset dan pengelolaan risiko perusahaan.

“Mitigasi risiko yang komprehensif merupakan kunci keberlangsungan operasional bisnis. Kami berharap sinergi dengan Jasindo terus terjalin untuk mendukung perlindungan aset dan memperkuat bisnis Bukit Asam,” ujar Eko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News