Jaga Keberlanjutan Pembayaran Manfaat, Asosiasi Sebut DPLK Perlu Terapkan Upaya Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) mengatakan, penyelenggara DPLK perlu menerapkan sejumlah upaya demi menjaga keberlanjutan pembayaran manfaat kepada para peserta. 

Ketua Umum Asosiasi DPLK Tondy Suradiredja bilang, pada dasarnya bergantung pada dua sisi sekaligus, yaitu memastikan dana yang dikelola terus bertumbuh dan memastikan aliran iuran baru tetap sehat. 

Dari sisi investasi, dia bilang penyelenggara DPLK wajib mengelola portofolio secara prudent sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar imbal hasil yang dihasilkan sejalan dengan kewajiban manfaat yang akan datang. 


"Dari sisi pertumbuhan peserta, mendorong masuknya peserta baru secara berkelanjutan menjadi kunci agar arus iuran yang masuk tetap mengimbangi arus manfaat yang keluar," katanya kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: Clipan Finance Nilai Pembiayaan Multiguna Masih Memiliki Prospek Positif Tahun Ini

Lebih lanjut, Tondy juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang bisa menghadang penyelenggara DPLK dalam menjaga keberlanjutan pembayaran manfaat kepada peserta.

Dia menerangkan, volatilitas pasar keuangan menjadi faktor yang tidak dapat sepenuhnya dikendalikan, karena fluktuasi imbal hasil investasi secara langsung memengaruhi pertumbuhan aset kelolaan. 

"Di sisi demografi, proporsi peserta yang memasuki masa pensiun terus bertambah, sedangkan pertumbuhan peserta baru belum sepenuhnya mengimbangi," ujar Tondy.

Jika menelaah secara rinci data statistik OJK, tren peningkatan pembayaran manfaat terjadi di industri DPLK. Pembayaran manfaat meningkat 20,73% secara Year on Year (YoY), menjadi Rp 23 triliun pada 2025. Adapun per Januari 2026 meningkat 10,11% secara YoY, menjadi Rp 2,07 triliun.

Tondy mengatakan meningkatnya pembayaran manfaat didorong beberapa faktor. Dia menyampaikan salah satunya dipicu adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga mendorong sebagian peserta mengambil manfaat lebih awal dari yang direncanakan. 

Baca Juga: Kredit Channeling Krom Bank Melesat 119% Pada Februari 2026

Selain itu, seiring dengan pertumbuhan aset kelolaan industri yang konsisten dari tahun ke tahun, nilai akumulasi manfaat yang terbentuk makin besar, sehingga pembayaran yang dilakukan secara natural juga meningkat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News