Jaga Pasar, BFI Finance Masih Tahan Bunga Pembiayaan



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia (BFIN) menyatakan meski ada kenaikan suku bunga acuan BI sebesar 6%, namun bunga perusahaan masih tampak stabil.

Direktur Bisnis BFI Finance, Sutadi menyampaikan suku bunga perusahaan selama tahun 2023 stabil di level yang sangat rendah rata-rata di angka 7%.

“Ini menunjukkan BFI Finance memiliki positioning yang bagus di market dan juga mendapatkan kepercayaan yang baik dari lembaga keuangan baik dalam maupun luar negeri. Sehingga bisa mempertahankan tingkat suku bunga ini,” ujarnya dalam Public Expose BFIN 2023, Rabu (22/11).


Sutadi mengungkapkan, kenaikan suku bunga ini menjadi potensi bagi multifinance untuk menaikkan suku bunga, namun bagi BFIN yang mempertahankan suku bunga bisa menarik potensi market.

Baca Juga: Ekspor Batubara Indonesia Beri Dampak ke Pembiayaan Alat Berat Multifinance

“Bagi BFI masih bisa mempertahankan suku bunga yang sama kepada konsumen, sehingga bisa menarik potensi market, yang tadinya bersaing bersama orang lain menjadi lebih bisa ke BFI,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sutadi bilang, memasuki tahun pemilu pihaknya melihat hal ini tidak akan menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Dari sisi kondisi umum di masyarakat juga akan jauh lebih baik dari pemilu sebelumnya dan itu akan berdampak positif dari sisi bisnis kami dan kepercayaan publik secara umum dan asing untuk Indonesia,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi