Jaga Pasokan Jelang Ramadan, Badan Pangan Petakan Pendistribusian MinyaKita



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Ramadan dan Idul Fitri 2023, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah memetakan wilayah untuk pendistribusian MinyaKita. 

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono menyampaikan hal ini dilakukan dalam rangka untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga MinyaKita di pasaran. 

"Menjelang puasa penyaluran MinyaKita akan lebih masif dan kemarin kita dengan BUMN pangan sudah memetakan pasar termasuk mitranya untuk penyaluran minyak goreng rakyat baik MinyaKita maupun curah,"kata Maino pada Kontan.co.id, Minggu (5/3). 


Maino mengatakan, Bapanas telah menugaskan kepada BUMN pangan dalam hal ini ID FOOD dan Bulog untuk segera merealisasikan penyaluran MinyaKita. 

Baca Juga: Pemerintah Andalkan Hirilisasi untuk Capai Target Investasi Rp 1.400 Triliun

Menurutnya saat ini, beberapa MinyaKita dari 9 perusahaan sudah disalurkan oleh kedua BUMN pangan tersebut. Meski demikian pihaknya belum tahu pasti berapa jumlah pasti yang sudah terdistribusikan. 

"Kesepakatannya akan dimulai Maret, tapi dari rapat terakhir beberapa pabrik perusahaan itu sudah menyalurkan sebagian dari Bulog dan ID FOOD," kata Maino. 

Sebelumnya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama produsen minyak goreng dan BUMN pangan, yakni ID FOOD dan Perum Bulog untuk membahas komitmen penyaluran MinyaKita. 

Dari pertemuan tersebut Arief mengatakan, dihasilkan komitmen penyaluran produsen minyak goreng ke BUMN Pangan sebanyak total 29 juta liter per bulan dari 9 perusahaan yang dimulai dari Februari-Maret 2023. 

Baca Juga: Demi Tekan Inflasi, Pemerintah akan Kucurkan Bansos Pangan Jelang Ramadan dan Lebaran

"Jumlah tersebut terdiri dari 18 juta liter minyak goreng curah dan 11 juta liter minyak goreng kemasan merek MinyaKita," ujarnya dalam siaran persnya, Jumat (10/2).

Selanjutnya, dari total 29 juta liter tersebut, ID FOOD mendapatkan penyaluran sebanyak 22 juta liter dan sisanya akan disalurkan oleh Perum Bulog. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi