JAKARTA. Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara mengaku kesulitan dalam mendapatkan lahan untuk menambah area tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah tersebut. Pihak Sudin memang punya rencana menambah lahan pemakaman di tahun 2016. "Jujur saja, kami terkendala pembebasan lahan untuk menambah area TPU. Kalau pun ada warga yang bersedia menjual lahan miliknya ke Pemprov DKI, mereka lebih memilih bersedia dibikin taman, daripada makam. Seram katanya kalau makam," ucap Kepala Sudin Pertamanan dan Pemakaman, Agustin Pudjiastuti, Rabu (15/4). Saat ini, wilayah Jakut memiliki delapan TPU yang dianggap overload. Selain itu, lahan yang tersedia juga tidak memadai untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan slot pemakaman.
Jakut kesulitan mencari lahan baru untuk TPU
JAKARTA. Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara mengaku kesulitan dalam mendapatkan lahan untuk menambah area tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah tersebut. Pihak Sudin memang punya rencana menambah lahan pemakaman di tahun 2016. "Jujur saja, kami terkendala pembebasan lahan untuk menambah area TPU. Kalau pun ada warga yang bersedia menjual lahan miliknya ke Pemprov DKI, mereka lebih memilih bersedia dibikin taman, daripada makam. Seram katanya kalau makam," ucap Kepala Sudin Pertamanan dan Pemakaman, Agustin Pudjiastuti, Rabu (15/4). Saat ini, wilayah Jakut memiliki delapan TPU yang dianggap overload. Selain itu, lahan yang tersedia juga tidak memadai untuk memfasilitasi warga yang membutuhkan slot pemakaman.