SAMARINDA. Pembangunan jalur kereta api di Provinsi Kalimantan Timur dengan biaya dari APBN yang dimulai pada 2015 rencananya memiliki 17 stasiun. Stasiun dibagi dalam tiga kelas, yaitu besar, sedang dan kecil. "Untuk kelas stasiun besar telah ditetapkan enam lokasi, yakni di Sangatta (Kutai Timur), Balikpapan, Samarinda, Karingau di Kota Balikpapan, Tenggarong (Kutai Kartanegara), dan Tanjung Redeb (Berau)," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur Zairin Zain di Samarinda, Jumat. Sedangkan untuk stasiun dengan kelas sedang telah ditetapkan empat lokasi, yakni Tanah Grogot di Paser, Sangkulirang (Kutai Kartanegara), Muara Wahau (Kutai Timur), dan Kota Bontang.
Jalur kereta di Kaltim direncakan punya 17 stasiun
SAMARINDA. Pembangunan jalur kereta api di Provinsi Kalimantan Timur dengan biaya dari APBN yang dimulai pada 2015 rencananya memiliki 17 stasiun. Stasiun dibagi dalam tiga kelas, yaitu besar, sedang dan kecil. "Untuk kelas stasiun besar telah ditetapkan enam lokasi, yakni di Sangatta (Kutai Timur), Balikpapan, Samarinda, Karingau di Kota Balikpapan, Tenggarong (Kutai Kartanegara), dan Tanjung Redeb (Berau)," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur Zairin Zain di Samarinda, Jumat. Sedangkan untuk stasiun dengan kelas sedang telah ditetapkan empat lokasi, yakni Tanah Grogot di Paser, Sangkulirang (Kutai Kartanegara), Muara Wahau (Kutai Timur), dan Kota Bontang.