KUALA LUMPUR. Impian merekatkan Kuala Lumpur dan Singapura dengan kereta supercepat harus tertunda. Pasalnya, target pembangunan jalur kereta pada tahun 2020 diperkirakan mundur hingga tujuh tahun karena masalah pembebasan lahan. Syed Hamid Albar, Chairman Land Public Transport Commission Malaysia, mengatakan, pembangunan jalur kereta saat ini fokus pada pemanfaatan lahan milik pemerintah. Hal ini ditempuh karena proses pembebasan lahan berjalan lamban. Salah satu opsi yang bakal ditempuh adalah menggunakan beberapa platform. Misalnya, sebagian rute jalur kereta bakal berada di atas tanah dan sebagian lagi dibangun di bawah tanah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi perselisihan lahan. Perhitungan Albar, konstruksi jalur kereta baru bisa dimulai pada tahun 2016 mendatang. Selain lahan, pemerintah Malaysia menghadapi masalah biaya. "Dananya tidak mahal. Kami mempertimbangkan skema public-private partnerships," ujar Albar, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (29/10).
Jalur kereta Malaysia-Singapura tertunda
KUALA LUMPUR. Impian merekatkan Kuala Lumpur dan Singapura dengan kereta supercepat harus tertunda. Pasalnya, target pembangunan jalur kereta pada tahun 2020 diperkirakan mundur hingga tujuh tahun karena masalah pembebasan lahan. Syed Hamid Albar, Chairman Land Public Transport Commission Malaysia, mengatakan, pembangunan jalur kereta saat ini fokus pada pemanfaatan lahan milik pemerintah. Hal ini ditempuh karena proses pembebasan lahan berjalan lamban. Salah satu opsi yang bakal ditempuh adalah menggunakan beberapa platform. Misalnya, sebagian rute jalur kereta bakal berada di atas tanah dan sebagian lagi dibangun di bawah tanah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi perselisihan lahan. Perhitungan Albar, konstruksi jalur kereta baru bisa dimulai pada tahun 2016 mendatang. Selain lahan, pemerintah Malaysia menghadapi masalah biaya. "Dananya tidak mahal. Kami mempertimbangkan skema public-private partnerships," ujar Albar, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (29/10).