Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp 43,6 Triliun di Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat realisasi volume penjaminan sebesar Rp 43,6 triliun pada Kuartal I 2026. Capaian ini menjangkau 836.487 pelaku UMKM serta berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.978.129 orang.

Menurut Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Agustinus Handoko, kinerja tersebut menunjukkan peran Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui layanan penjaminan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Handoko mengatakan perusahaan terus memperkuat ekosistem UMKM melalui penjaminan kredit yang menghubungkan pelaku usaha dengan lembaga keuangan formal. Di tengah dinamika ekonomi, Jamkrindo berupaya menghadirkan layanan yang lebih adaptif dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.


“Selain fokus pada kinerja bisnis, kami juga mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pendampingan dan literasi. UMKM yang kuat adalah fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Handoko dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Rp 247,57 Triliun Sepanjang 2025

Ia menambahkan, Jamkrindo terus memperkuat transformasi perusahaan melalui penguatan budaya service excellence untuk meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Transformasi ini dilakukan lewat pengembangan kapabilitas SDM, percepatan digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, serta peningkatan layanan yang lebih cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mitra maupun pelaku usaha. Langkah ini dinilai penting agar perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah dinamika bisnis.

Selain fungsi penjaminan, Jamkrindo juga aktif menjalankan program sosial dan pendampingan UMKM. Terbaru, perusahaan menggelar Workshop Literasi Keuangan & Product-Market Fit bertema “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar” pada 7 Mei 2026 di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Laba Jamkrindo Syariah Tahun 2025 Melonjak Jadi Rp 141 Miliar

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Timur serta PLUT KUMKM sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan pelaku UMKM. Peserta dibekali pemahaman pengelolaan keuangan usaha yang sehat serta pentingnya product-market fit agar produk sesuai kebutuhan pasar.

Melalui pendekatan “Kelola Cuan, Kuasai Pasar”, Jamkrindo berharap UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Ke depan, Jamkrindo akan terus memperkuat transformasi melalui kolaborasi, inovasi layanan, dan program pemberdayaan yang memberi dampak lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News