Jangan Lupa, Sinyal 3G XL Dimatikan Akhir Maret Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir Maret, operator seluler XL Axiata menargetkan akan mematikan sinyal 3G sepenuhnya. Hingga akhir Februari lalu, XL mengeklaim telah mematikan 5.000 BTS 3G. 

"Jumlah BTS (3G) yang sudah kita matikan mungkin saat ini sekitar 5.000 dan tiap hari bertambah sekitar 1.000 BTS. Kita lakukan bertahap dan selesai akhir Maret," kata Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa pada Februari lalu. 

"Bulan depan (Maret) target kita semua 3G yang ada di jaringan XL Axiata kita matikan," lanjut Gede. 


Upaya mematikan layanan 3G dilakukan XL Axiata untuk memindahkan trafik 3G ke 4G. Menurut Gede, layanan 3G banyak dipakai untuk telepon, alih-alih data internet. 

Lagipula masyarakat juga sudah menggunakan telepon dengan data seperti penggilan WhatsApp dibanding layanan telepon dengan pulsa. Dengan mematikan layanan 3G, spektrum yang sebelumnya digunakan 3G dapat dimanfaatkan untuk memperluas layanan 4G. 

"Saat ini 3G banyak dipakai untuk voice, ada (pengguna) data tapi sangat kecil, nggak signifikan. Jadi kalau shutdown 3G, tujuannya adalah karena spektrum yang sekarang digunakan 3G akan sangat efisien untuk dipakai untuk data LTE," ujar Gede. 

Baca Juga: Usai Akuisisi Hipernet Indodata, XL Axiata (EXCL) Masih Lanjutkan Ekspansi Bisnis

XL Axiata pun mendorong vendor ponsel untuk mengaktifkan fitur Voice Over LTE (VoLTE) pada berbagai ponsel, termasuk ponsel seri lawas. 

"Semua handset terutama yang lama, kita minta pabrikan ponsel untuk bisa memungkinkan VoLTE. Dengan demikian, pelanggan tidak akan merasakan dampak layanan 3G XL Axiata yang dimatikan," kata Gede. 

Selain itu, XL juga akan menyiapkan kapasitas jaringan yang memadai untuk menunjang panggilan suara VoLTE. 

Hal ini dilakukan agar pelanggan mendapat kualitas panggilan yang optimal, sehingga mereka tidak merasa kehilangan layanan. Selain XL, operator seluler lain yang juga mulai mematikan jaringan 3G-nya pada tahun ini adalah Telkomsel. 

Baca Juga: Dukung MotoGP di Mandalika, XL Axiata dan Telkomsel Siapkan Jaringan

Proses upgrade atau peningkatan jaringan 3G ke 4G LTE akan dimulai Telkomsel pada Maret ini. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima KompasTekno, secara total Telkomsel akan meng-upgrade jaringan 3G ke 4G LTE di 504 kota/kabupaten hingga akhir tahun 2022. 

Proses upgrade jaringan itu akan dilakukan secara berkala. Adapun untuk tahap awal, proses upgrade jaringan 3G ke 4G LTE Telkomsel akan dilakukan bulan Maret hingga Mei 2022 di 90 kota/kabupaten, yang mencakup 766 kecamatan. 

Manfaat bagi pelanggan 

Menurut pengamat teknologi Ian Yoseph, keuntungan utama yang bakal dirasakan pelanggan seluler di Indonesia pasca-jarjngan 3G dimatikan adalah pengalaman mengakses internet dengan jaringan 4G LTE yang lebih cepat lagi. 

"Kalau pelanggan memiliki perangkat 4G, maka (setelah 3G dimatikan) layanan 4G akan terasa lebih cepat dan kualitas layanannya lebih baik," kata Ian melalui pesan singkat kepada KompasTekno. 

Sementara pengamat industri telekomunikasi, Hendrowijono juga mengungkapkan hal serupa. Ia menjelaskan, selama ini, jaringan 3G dan 4G di Indonesia digelar pada spektrum frekuensi yang sama, yaitu 900 MHz, 1.800 MHz, dan 2.100 GHz. 

Masing-masing operator memiliki lebar pita (bandwidth) yang berbeda-beda pada frekuensi tersebut untuk menggelar layanan 3G sekaligus 4G. Karena masih berbagi spektrum yang sama, layanan di jaringan 4G agaknya menjadi kurang optimal. 

"Bila 3G dimatikan, betul, layanan 4G secara teoritis akan lebih cepat bagi pelanggan 4G," kata Hendro.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingat, Sinyal 3G XL Dimatikan Akhir Maret Ini"

Editor : Reska K. Nistanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie