Januari, Ekspor Singapura Melorot 35%



SINGAPURA. Tingkat ekspor untuk barang-barang non-minyak di Singapura di bulan Januari melorot tajam. Padahal, ekspor tersebut menyumbang dua per tiga dari angka Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Merlion itu. Menurunnya tingkat ekspor disebabkan anjloknya permintaan dari berbagai negara akibat krisis ekonomi global terburuk di sepanjang sejarah.

Asal tahu saja, berdasarkan data Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura yang dirilis hari ini, tingkat ekspor pada bulan lalu terjun bebas 35% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Alhasil, ekspor Negeri Kepala Singa itu kini hanya mencapai 10 miliar dolar Singapura atau US$ 6,6 miliar. Sementara itu, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, tingkat ekspor hanya mengalami penurunan sebesar 3,2% saja.

Memang, perekonomian Singapura telah mengalami kontraksi dalam tiga kuartal terakhir ini. Bahkan pada kuartal empat 2008 lalu, perekonomian Singapura mengalami penurunan sebesar 16,9%.


Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga kian melambat menjadi 1,5% pada tahun lalu dari sebelumnya 7,7% pada tahun 2008. Pemerintahan Singapura sendiri memprediksi PDB Singapura akan mengalami tekanan sebesar 5% pada tahun ini.