Japan Air Potong Dana Pensiun



TOKYO. Prospek penyehatan Japan Airlines Corp. (JAL) semakin terang. Rencana pemangkasan biaya pensiun berjalan sesuai target JAL.

Sebanyak 68% karyawan flag carrier Jepang itu bersedia, tunjangan pensiun mereka dipangkas hingga 50%. Dan, sepertiga pensiunan JAL sudah rela uang pensiun mereka dipotong 30%.

Tunjangan pensiun termasuk pos biaya operasional yang membebani JAL. Untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Maret 2010, biaya pensiun karyawan yang masih harus dibayar oleh JAL mencapai US$ 95 miliar.


Di saat jumlah penumpang pesawat merosot akibat krisis, biaya pensiun yang tinggi membuat JAL kesulitan menutup biaya operasional. Untuk periode keuangan lalu, yang berakhir 31 Maret 2009, JAL menanggung rugi bersih 63,2 miliar yen. Tahun lalu merupakan tahun keempat JAL merugi.

Sesuai hukum Jepang, JAL harus mendapat persetujuan dari dua pertiga pensiunan, sebelum memangkas nilai pensiun. JAL saat ini memiliki 3.000 pensiunan.

Editor: Syamsul Azhar