JAKARTA. Para manajer investasi (MI) tampaknya masih mengandalkan reksadana terproteksi untuk menjaring nasabah. Salah satunya adalah Mandiri Manajemen Investasi (MMI). Perusahaan MI ini berencana menerbitkan satu lagi reksadana terproteksi. Kali ini, MMI menerbitkan reksadana terproteksi yang sedikit berbeda dengan reksadana terproteksi besutan MMI lainnya. "Mayoritas dana kelolaan akan ditaruh di obligasi korporasi," kata kata Direktur MMI Andreas Muljadi Gunawidjaja kemarin ((3/2). Malah, MMI bisa jadi akan menaruh seluruh dana kelolaan di obligasi korporasi. Soalnya, sebelumnya MMI sudah sering menerbitkan reksadana terproteksi yang mayoritas portofolionya di obligasi pemerintah.
Jaring Nasabah, MMI Andalkan Reksadana Terproteksi
JAKARTA. Para manajer investasi (MI) tampaknya masih mengandalkan reksadana terproteksi untuk menjaring nasabah. Salah satunya adalah Mandiri Manajemen Investasi (MMI). Perusahaan MI ini berencana menerbitkan satu lagi reksadana terproteksi. Kali ini, MMI menerbitkan reksadana terproteksi yang sedikit berbeda dengan reksadana terproteksi besutan MMI lainnya. "Mayoritas dana kelolaan akan ditaruh di obligasi korporasi," kata kata Direktur MMI Andreas Muljadi Gunawidjaja kemarin ((3/2). Malah, MMI bisa jadi akan menaruh seluruh dana kelolaan di obligasi korporasi. Soalnya, sebelumnya MMI sudah sering menerbitkan reksadana terproteksi yang mayoritas portofolionya di obligasi pemerintah.