KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten kapal pandu dan tunda Grup Pelindo, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengatakan telah mengoperasikan pembangunan tiga motor pandu dan satu kapal tunda baru. Eddy Haristiani Sekretaris Perusahaan IPCM menuturkan penambahan kapal ini diharapkan menjadi penambah kekuatan armada dan alat produksi dalam mendukung perluasan pasar di masa yang akan datang. "Agenda bisnis kami lainnya adalah, masih dan terus memperluas wilayah kerjasama ke Indonesia Timur mengingat potensi industri di sana yang semakin berkembang dan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan yang belum banyak terlayani," ujar Eddy kepada Kontan, Minggu (13/8). Baca Juga: Simak Kinerja Moncer Jasa Armada Indonesia (IPCM) di Semester I-2023 Tak hanya itu, pada pertengahan Juni 2023, IPCM juga telah bagikan dividen sebesar Rp113 miliar atau 75,02% dari laba. Eddy menuturkan pembagian dividen menunjukkan komitmen Perseroan terhadap pemegang saham yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada IPCM. Eddy melanjutkan, strategi bisnis yang dijalankan tersebut menjadi salah satu pendorong kenaikan kinerja Perseroan di semester I 2023. Berdasarkan laporan keuangan IPCM periode semester I 2023, Perseroan meraup pendapatan bersih Rp567,55 miliar alias naik 32,55% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp428,19 miliar. Eddy menguraikan, kontribusi pendapatan IPCM terbesar diperoleh dari jasa penundaan kapal sebesar Rp441 miliar atau 77,72% dari total pendapatan, sedangkan kontribusi jasa pengangkutan dan lainnya sebesar 12,80% atau Rp73 miliar, jasa pengelolaan kapal sebesar 4,76% atau Rp27 miliar, dan jasa pemanduan sebesar 4,72% senilai Rp27 miliar dari total pendapatan. "Pendapatan jasa penundaan kapal khususnya pada Terminal Khusus (Tersus) mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu 105,35% atau senilai Rp143 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp70 miliar, hal ini didukung peningkatan kinerja pada beberapa wilayah operasi eksisting maupun wilayah operasi baru di Indonesia bagian timur," papar dia. Selanjutnya, laba usaha IPCM naik 31,44% menjadi Rp100,72 miliar per semester I 2023 dari Rp76,63 miliar pada paruh pertama tahun lalu.
IPCM Chart by TradingView