KONTAN.CO.ID - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure sampai Rp 12 triliun di tahun 2026 ini. Capex ini ditujukan untuk pembangunan jalan tol baru. Rivan A. Purwantono Direktur Utama Jasa Marga menjelaskan, saat ini terdapat 5 proyek jalan tol baru yang sedang dikerjakan oleh Jasa Marga yang secara bertahap akan dioperasikan hingga akhir tahun 2026. Proyek-proyek tersebut antara lain, Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dan Proyek Jalan Tol Akses Patimban.
| Ruas Tol Ditargetkan Selesai pada 2026: | |
| Seksi | Panjang (KM) |
| Probolinggo-Banyuwangi (Phase 1) | 49,68 |
| Jogja-Bawen (Section 1 & 6) | 13,78 |
| Jogja-Solo (Section 1.2B & 2.2B) | 14,37 |
| Jakarta-Cikampek II South (Section II-III) | 54,75 |
Fokus di Pulau Jawa
Ada sejumlah strategi yang dilakukan Jasa Marga dalam mengembangkan bisnis konsesi ruas tolnya. Perusahaan akan lebih selektif dalam mengakuisisi jalan tol baru dengan hanya memilih proyek yang berlokasi di Jawa dan terhubung dengan jalan tol yang sudah ada. Lalu, menciptakan jaringan jalan tol yang lebih besar serta meningkatkan konektivitas dalam portofolio JSMR yang sudah ada. Selain itu, membangun dan mengoperasikan jalan tol baru secara bertahap agar investasi JSMR selaras dengan kemampuan keuangan JSMR. Pada Hari Kamis (19/2), harga JSMR melemah 0,53% ke Rp 3.780 per saham.JSMR Chart by TradingView