Jasa Marga Ungkap Daftar Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) terus mempercepat penyelesaian sejumlah proyek jalan tol untuk mendukung peningkatan konektivitas antardaerah. Beberapa ruas ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap pada 2026 dan 2027, sementara sejumlah proyek lainnya diproyeksikan rampung dan beroperasi hingga 2028.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati mengatakan, terdapat sejumlah ruas tol yang ditargetkan siap beroperasi pada 2026 dan 2027.

“Sebelumnya sejak Nataru tahun 2025 dan Lebaran 2026 sudah ada beberapa ruas yang telah selesai yang dilakukan penggunaan di dalam Nataru dan Lebaran sebagai bagian dari fungsional,” ujarnya dalam Pubex Live JSMR, Rabu (9/9/2026).


Setelah melalui tahap persiapan sejak awal 2026, salah satu ruas yang akan dioperasionalkan Jasa Marga adalah Jalan Tol Jogja-Bawen seksi 6, khususnya ruas Ambarawa-Bawen dengan panjang sekitar 4,98 kilometer (km).

Ruas tersebut telah memasuki masa uji laik fungsi dan operasi (ULFO). Jasa Marga menargetkan ruas Tol Jogja-Bawen seksi Ambarawa-Bawen dapat mulai beroperasi pada November 2026.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Telah Serap Capex Rp 4,4 Triliun Hingga Semester I 2026

“Diharapkan ini akan dapat dioperasionalkan di November tahun 2026,” ungkapnya.

Sementara itu, pembangunan Tol Jogja-Bawen untuk ruas Yogyakarta-Banyurejo juga telah memasuki tahap penyelesaian. Jasa Marga akan melakukan proses Profesional Hand Over (PHO) pada akhir September setelah seluruh pekerjaan di lapangan rampung.

Selain Tol Jogja-Bawen, Jasa Marga juga terus mengembangkan Jalan Tol Jogja-Solo. Untuk ruas Kartasura-Prambanan, jalan tol tersebut telah beroperasi secara komersial.

Adapun seksi Prambanan-Maguwoharjo dan Trihanggo-Junction Sleman masih dalam tahap konstruksi. Pengoperasian kedua ruas tersebut ditargetkan dilakukan secara bertahap pada 2027.

“Target pengoperasioan secara bertahap di 2027,” katanya.

Tol Probolinggo-Banyuwangi Ditargetkan Beroperasi 2027

Jasa Marga juga menyiapkan pengoperasian sekitar 62 km jalan tol pada akhir 2026 atau awal 2027. Ruas-ruas tersebut sebelumnya telah digunakan secara fungsional untuk mendukung kelancaran lalu lintas, termasuk Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Ari mengatakan, progres pembangunan ruas Paiton-Besuki saat ini telah mencapai 92,66% dan selanjutnya akan menjalani tahapan ULFO.

Secara keseluruhan, seluruh ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi ditargetkan dapat beroperasi pada kuartal I 2027.

Sementara itu, progres konstruksi ruas Gending-Kraksaan dan Kraksaan-Paiton telah mencapai 100%.

“Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 km yaitu Probolinggo-Situbondo Barat telah selesai dan saat ini proses ULFO untuk ruas Paiton-Besuki sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan operasional yang direncanakan pada awal 2027,” katanya.

 
JSMR Chart by TradingView

Pembangunan Japek II Selatan dan Tol Akses Patimban

Selain sejumlah ruas tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Jasa Marga juga masih melanjutkan pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan.

Saat ini, pembangunan Japek II Selatan berada pada jalur Setu-Sadang.

Jasa Marga juga mengembangkan Tol Akses Patimban yang saat ini telah memasuki tahap pembangunan. Jalan tol tersebut memiliki panjang sekitar 14 km.

Pembangunan Tol Akses Patimban dilakukan menggunakan skema pendanaan Viability Gap Funding (VGF) atau dukungan kelayakan finansial dari pemerintah.

Perseroan menargetkan Tol Akses Patimban dapat mulai dioperasikan pada 2028.

"Perseroan menargetkan agar dapat dioperasikan di tahun 2028," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News