Jasindo Meyakini Lonjakan Penjualan Mobil Berpotensi Dorong Asuransi Kendaraan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menilai peningkatan penjualan mobil nasional dapat menjadi sinyal positif bagi industri asuransi kendaraan. Namun, pertumbuhan penjualan kendaraan belum tentu langsung tercermin pada peningkatan premi asuransi.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, penjualan kendaraan memang kerap menjadi salah satu indikator bagi perkembangan bisnis asuransi kendaraan bermotor. Kendati demikian, terdapat sejumlah faktor lain yang turut mempengaruhi kinerja premi di lini tersebut.

“Karena terdapat sejumlah faktor lain yang mempengaruhi, seperti tingkat persaingan di pasar serta kualitas risiko yang dikelola perusahaan asuransi," kata Brellian kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).


Baca Juga: Asuransi Jasindo Kembangkan Kanal Digital untuk Perluas Pasar Ritel dan Mikro

Brellian menuturkan, sejauh ini kinerja lini asuransi kendaraan di Jasindo masih bergerak relatif stabil. Perusahaan berupaya untuk melakukan evaluasi terhadap portofolio bisnis, khususnya dari sisi manajemen risiko dan kinerja underwriting agar pertumbuhan yang dihasilkan tetap sehat.

Di sisi lain, Jasindo juga melihat adanya potensi peningkatan permintaan kendaraan dalam jangka pendek menjelang periode Lebaran. Momentum tersebut dinilai dapat memberikan dorongan tambahan bagi pasar otomotif.

"Namun, keberlanjutan tren tersebut tetap akan sangat bergantung pada kondisi daya beli masyarakat dan dinamika industri otomotif ke depan," tuturnya.

Sepanjang 2026, Jasindo menyatakan akan tetap berfokus pada penguatan kualitas portofolio bisnis. Hal ini dilakukan melalui penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses underwriting, peningkatan layanan kepada nasabah, serta optimalisasi kerja sama dengan mitra distribusi.

Baca Juga: Jasindo Perkuat Kolaborasi Strategis pada 2026 untuk Perluas Akses Asuransi

Sebagai informasi, penjualan mobil nasional pada Februari 2026 mencatatkan pertumbuhan dua digit. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler mencapai 81.159 unit.

Angka tersebut tumbuh 12,2% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 72.344 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News