Jasindo Perkuat Kemitraan Manajemen Risiko



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memperkuat Risk Management Partnership (RMP) sebagai pendekatan baru yang menjadi game changer dalam industri asuransi umum di Indonesia. 

Melalui pendekatan ini, Asuransi Jasindo mentransformasikan perannya dari sekadar penyedia perlindungan asuransi menjadi mitra strategis manajemen risiko yang mendampingi tertanggung dalam mengidentifikasi, memitigasi, hingga mengelola risiko secara komprehensif untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing usaha.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan Risk Management Partnership merupakan transformasi pendekatan bisnis perusahaan dalam menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.


“Risiko saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih proaktif. Melalui Risk Management Partnership, kami tidak hanya menyediakan perlindungan melalui polis, tetapi juga mendampingi tertanggung dalam mengidentifikasi, menganalisis, hingga memitigasi risiko agar potensi kerugian dapat diminimalkan,” ujar Brellian dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: Jasindo Bidik Pertumbuhan Bisnis Personal Accident, Ini Strateginya

Melalui pendekatan tersebut, peran asuransi bergeser dari sekadar pelindung aset menjadi penguat ketahanan bisnis (business resilience) dan daya saing sektor riil. Pendekatan ini telah berkontribusi pada pengembangan berbagai sektor strategis nasional, mulai dari industri, kelautan, manufaktur, infrastruktur, logistik, perdagangan dan distribusi, pariwisata, hingga transportasi.

Kapabilitas tersebut turut tercermin dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan di berbagai sektor strategis nasional pada 2025, mulai dari sektor industri, kelautan, manufaktur, infrastruktur, logistik, transportasi, hingga sektor pariwisata sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk memperkuat implementasi Risk Management Partnership, Asuransi Jasindo juga terus melakukan transformasi operasional melalui peningkatan kualitas layanan dan penguatan tata kelola perusahaan. 

Perusahaan mempercepat proses klaim yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, termasuk melalui penguatan tim taktis lintas fungsi dalam menangani klaim bernilai besar agar penyelesaian berjalan lebih efektif sekaligus menjaga kesehatan portofolio bisnis.

Baca Juga: Jasindo Terapkan Strategi Ini Optimalkan Kinerja Asuransi Marine Cargo pada 2026

Asuransi Jasindo terus memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko melalui penguatan pengendalian internal, pengawasan, serta penyempurnaan proses bisnis yang berbasis kehati-hatian. Perusahaan juga menindaklanjuti rekomendasi regulator dan pemangku kepentingan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.

Penguatan ini juga menjadi modal strategis dalam mendukung konsolidasi BUMN asuransi yang diinisiasi Danantara Indonesia. Sebagai bagian dari IFG, Jasindo terus memperkuat bisnis, layanan, dan kapabilitas manajemen risiko untuk mendukung ekosistem asuransi nasional yang lebih kuat dan kompetitif.

“Dengan Risk Management Partnership, kami berkomitmen memperkuat layanan, tata kelola, dan manajemen risiko untuk memberikan perlindungan bernilai serta mendukung ketahanan bisnis dan pembangunan ekonomi nasional,” tutup Brellian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News