Jasindo Terapkan Sejumlah Strategi Ini Dorong Kinerja Premi pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja premi pada 2026.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan secara umum, strategi Asuransi Jasindo dalam mendorong kinerja premi tahun ini difokuskan pada pertumbuhan yang berkualitas, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian. 

Secara rinci, dia menyebut perusahaan akan mendorong optimalisasi pada lini bisnis yang memiliki fundamental risiko yang kuat, sekaligus mengembangkan solusi proteksi yang lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan. 


Baca Juga: Serapan Anggaran Masih Rendah, Dana Pemda Mengendap di BPD DIY

"Selain itu, Asuransi Jasindo juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di sektor korporasi maupun program-program strategis pemerintah, dengan memastikan bahwa setiap inisiatif yang dijalankan telah melalui kajian risiko yang komprehensif," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).

Dengan strategi tersebut, Gema mengatakan Jasindo menargetkan pertumbuhan premi yang tidak hanya meningkat secara nominal, tetapi juga sehat dari sisi profitabilitas dan keberlanjutan bisnis.

Sementara itu, Jasindo juga menilai pertumbuhan pendapatan premi pada tahun ini masih dibayangi sejumlah tantangan. Gema mengatakan salah satu tantangan pertumbuhan premi, yakni masih terjadinya dinamika daya beli masyarakat.

"Selain itu, adanya kehati-hatian dunia usaha, serta kompetisi tarif," ucapnya.

Namun, Gema menyebut lewat strategi yang dilakukan, Jasindo optimistis kebutuhan proteksi tetap memiliki prospek positif pada tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan di situs perusahaan, Jasindo membukukan pendapatan premi sebesar Rp 450,21 miliar per Februari 2026. Nilainya meningkat 4,13%, jika dibandingkan pencapaian periode sama tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News