Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Sukses Cetak Kinerja Double Digit pada Tahun Buku 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), berhasil mencetak pertumbuhan kinerja mengesankan pada tahun 2025. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga dua digit dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hingga akhir Desember 2025, pendapatan bersih JTPE tercatat mencapai Rp2,78 triliun, mengalami peningkatan 31% YoY. Sejalan dengan itu, laba bersih periode berjalan mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 48% dibandingkan periode tahun sebelumnya, menjadi Rp375,06 miliar.

“Capaian ini bahkan berhasil melampaui target yang telah diproyeksikan oleh Perseroan sebelumnya, menegaskan kinerjayang solid sepanjang tahun,” ungkap Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, dalam siaran pers, Selasa (31/3). 


Baca Juga: DPW ALFI: Lonjakan Peti Kemas di Tanjung Priok Baru Terlihat Pekan Depan

Pertumbuhan ini didorong oleh kuat oleh lini bisnis sekuriti yang menjadi kontributor utama dengan pendapatan sebesar Rp2,61 triliun atau lebih dari 90% terhadap total pendapatan. 

Kinerja tersebut ditopang oleh produk unggulan seperti kartu identitas (terutama komponen paspor dan surat kepemilikan kendaraan bermotor), kartu pembayaran, serta produk brand protection (perlindungan merek) yang saat ini terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis Perseroan.

“Kami bersyukur capaian tahun 2025 ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, didorong oleh optimalisasi yang terus dilakukan Perusahaan serta langkah proaktif dalam menangkap berbagai peluang baru,” ujarnya. 

Sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang, JTPE terus memanfaatkan peluang pasar dengan memperkuat segmen utama sekaligus menggali potensi dari segmen baru, khususnya pada produk digital.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk memperluas sumber pendapatan dan meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri. Di era serba digital seperti saat ini, JTPE terus fokus beradaptasi dengan kebutuhan pasar melalui transformasi solusi digital yang terintegrasi.

Upaya adaptasi ini dilakukan melalui pengembangan solusi digital seiring dengan tren digitalisasi yang terus menunjukkan peningkatan. Hal ini sejalan dengan proyeksi ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan mencapai nilai Rp1.700 triliun pada tahun 2025.

“Perseroan melihat potensi pertumbuhan yang besar dari segmen digital solution, yang masih sangat bisa dikembangkan untuk memberikan kontribusi pendapatan yang semakin signifikan. Saat ini, JTPE tengah fokus bertransformasi menuju solusi digital khususnya inventory and distribution management serta penggunaan teknologi berbasis RFID,” jelasnya. 

Baca Juga: Harga BBM Pertamina Tidak Berubah per 1 April 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News