KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan akses internet saat bepergian ke luar negeri semakin meningkat, seiring tingginya mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan seperti liburan, pekerjaan, hingga ibadah. Koneksi yang stabil kini tidak hanya mendukung komunikasi, tetapi juga menunjang navigasi, transaksi digital, dan akses informasi selama perjalanan. Di sisi lain, pengguna masih dihadapkan pada sejumlah kendala, mulai dari biaya roaming yang relatif mahal hingga ketidakpraktisan membeli kartu SIM fisik di negara tujuan.
Baca Juga: Hadapi Musim Mudik, Biznet Fokus Perkuat Infrastruktur Jaringan Kondisi ini mendorong munculnya alternatif teknologi yang lebih efisien, salah satunya eSIM (embedded SIM) yang memungkinkan aktivasi paket data tanpa kartu fisik. Menjawab tren tersebut, JavaMifi meluncurkan aplikasi eSIM bernama JavaConnect. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat membeli dan mengaktifkan paket data internasional langsung dari perangkat ponsel tanpa perlu mengganti kartu SIM, dengan cakupan jaringan di lebih dari 200 negara. Co-Founder JavaMifi, Andintya Maris, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap perubahan kebutuhan pengguna. "Kami melihat pengguna kini menginginkan layanan yang cepat dan mudah diakses, terutama saat berada di luar negeri," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga: Surge (WIFI) Resmi Luncurkan Layanan 5G FWA 1,4 GHz Lewat Merek IRA – Internet Rakyat Selain kemudahan akses, aplikasi ini juga menawarkan harga paket yang bervariasi, mulai dari kisaran puluhan ribu rupiah. Dalam sejumlah perbandingan, penggunaan eSIM diklaim dapat lebih hemat dibandingkan layanan roaming konvensional, seiring efisiensi biaya dan fleksibilitas yang ditawarkan. JavaMifi sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan WiFi global bagi wisatawan dan jamaah ibadah. Peluncuran JavaConnect menandai pergeseran layanan ke arah digital, mengikuti perkembangan teknologi serta perubahan perilaku pengguna yang semakin mengutamakan kepraktisan.
Ke depan, penggunaan eSIM diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas global.
Baca Juga: Kolaborasi Lintasarta dan Starlink Bikin Akses Internet Satelit Tumbuh 400% Berbagai penyedia layanan pun mulai menghadirkan solusi berbasis digital untuk memberikan alternatif yang lebih fleksibel bagi pengguna, khususnya traveler asal Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News