Jawab Trump, China: Tarif tidak boleh digunakan sebagai senjata



KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menyatakan, tarif impor tidak boleh digunakan sebagai senjata, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam pengenaan tarif baru sebagai tindakan pembalasan atas penanganan Beijing terhadap virus corona baru.

Pada umumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying kepada wartawan dan konferensi pers singkat pada Rabu (6/5) mengatakan, tarif merugikan semua pihak yang terlibat dalam perdagangan internasional.

Melansir Reuters, dia menegaskan, AS harus berhenti mengalihkan tanggungjawabnya atas penanganan Covid-19. Dan, tuduhan bahwa China dengan sengaja menyebarkan virus corona tidak berdasar.


Baca Juga: Trump memastikan pengenaan tarif baru atas China merupakan suatu pilihan

Sebelumnya, Trump mengatakan pada Jumat (1/5) pekan lalu, menaikkan tarif atas produk impor asal China merupakan suatu pilihan. Sebab, dia mempertimbangkan cara untuk membalas penyebaran virus corona dari Wuhan.

“Banyak hal terjadi sehubungan dengan China. Kami jelas tidak senang, dengan apa yang terjadi. Ini adalah situasi yang buruk, di seluruh dunia, 183 negara. Tapi kita akan banyak bicara tentang itu. (Mengenakan tarif) ini tentu saja pilihan,” kata Trump.

Editor: S.S. Kurniawan